FORGOT YOUR DETAILS?

Bertindak Hati-hati

by / / Catatan Khotbah

Persekutuan J4u Bandung

Sabtu, 21 Feb 2015

Pembicara   : Anthonius

Tema          : Bertindak Hati-Hati.

Venue         : Rg. Azalea 2, Lt. P1, BTC

Menurut artikata.com, hati-hati berarti ingat-ingat dan waspada.

Yakobus  4:13-15,

“13 Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: “Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung”,

14 sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.

15 Sebenarnya kamu harus berkata: “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.”

Bagaimana sikap anak Tuhan sebelum melangkah/ mengambil keputusan :

  1. Berdoa, renungkan, dan pikir dengan baik.
  2. Melangkah sesuai Firman Tuhan.

Untuk level murid, bukan lagi bicara benar dan salah, Firman dan dosa. Murid sejati mengerti apa itu kebenaran.  Hidup dalam kebenaran bukan bicara momen sehari, tapi seumur hidup. Rambu-rambunya adalah Firman Tuhan.

Libatkan Tuhan dalam setiap keputusan kita, setiap perencanaan mu dan agenda baik besar maupun kecil. Melangkahlah dengan Iman dan tanpa ragu-ragu bersama dengan Tuhan. Tuhan selalu menjawab doa kita. Apapun hasilnya ke depan adalah proses. Jika merasa ragu-ragu dan tidak damai sejahtera, lebih baik jangan dilakukan. Menangkanlah dahulu di kamar pribadi baru melangkah sesuai Firman-Nya. SETIAP keputusan dalam hidup seseorang itu penting.

Amsal 16:25, Ulangan 5:32, Ulangan 11:16, Ulangan 17:11,

Hidup dalam kesetiaan, identik dengan tidak menyimpang ke kanan dan ke kiri, bertindak hati-hati tanya Tuhan dalam setiap keputusan, dan jangan ambil keputusan ketika sedang emosi.

Yosua 1:7, 23:6, 1:9 Yosua sebelum bertindak meminta penyertaan Tuhan , bertindak dengan hati-hati dengan tidak tawar hati. Kita dapat bertindak hati-hati dengan cara merenungkan FirmanNya. Jadilah kuat dan bertindak di dalam setiap proses. Seburuk-buruknya proses, ingat bahwa ada pelangi sehabis hujan, kita akan menertawakan proses tersebut suatu hari. Ketika kuat dan bertindak maka akan ada hasil. Dalam proses Tuhan menginginkan setiap kita untuk menjadi anak yang kuat, dan tidak gampangan. Sebab itu, mengucap syukurlah.

Bertindak hati-Hati berkaitan pula dengan berjaga-jaga. Markus 13:33-37, Matius 25:1-13.

Terjaga adalah tersadar dan mata terbuka. Terjaga adalah terhubung dengan Tuhan setiap saat. Nantikan Dia setiap detik, setiap hari. Perhatikan hidup kita, apakah kita terjaga hari-hari ini? Apakah kita terhubung tiap hari? Terjaga adalah keputusan setiap hari. Jika kita tidak terjaga maka sama dengan gadis-gadis bodoh. Iblis akan menyerang kita dengan mudah.

Rasul Paulus juga mengingatkan untuk berjaga-jaga. 1 Tesalonika 5:1-28

Berjaga-jaga secara rohani terlihat dari respon dan buahnya. Perhatikan ketika kita berdoa, ketika kita menghadapi masalah, masihkah kita bertahan di dalam Tuhan. Putuskan untuk cepat berbalik kepada Tuhan, ketika tidak berjaga-jaga.

Lukas 21:34-36 Ayat 36 bicara tentang berjaga-jaga sambil berdoa. Tinggalkan agenda-agenda pribadi. Hal tersebut adalah beban palsu yang membuat kita kelelahan. Mungkin kita tetap beraktifitas melayani, tapi tanpa berjaga-jaga, kita akan kelelahan.

Jangan kehilangan visi dan semangat yang menyala-nyala. Visi membantu kita untuk tetap kuat, tetap beriman dan tetap memiliki pengharapan.

Filipi 2 : 12, “Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,” Hidup didalam Tuhan  adalah mengerjakan keselamatan.

Di dalam tahun percepatan, kita harus waspada dan berjaga-jaga. Libatkan Tuhan dalam setiap keputusan kita. Beranilah berkata tegas.

Bangunlah hidupmu bersama Tuhan, tetap berjaga-jaga, dan jangan menjadi kendor.

Spread the love
TOP