FORGOT YOUR DETAILS?

Panaskan Mesin

by / / Artikel

Setiap pemilik kendaraan bermotor pasti mengerti kalau di pagi hari—sebelum kendaraan tersebut digunakan, kita harus “memanaskan” kendaraan tersebut. Ketika kendaraan dipanaskan, bensin dari tanki pun mulai dipompa sedikit demi sedikit ke dalam mesin. Efeknya, pembakaran mesin kendaraan pun menjadi sempurna.
Ketika pembakaran sudah sempurna, tidak hanya siap untuk digunakan, kendaraan dapat dipacu hingga performa maksimal.

Kehidupan orang percaya pun tiada ubahnya dengan kondisi kendaraan bermotor diatas. Sebelum melakukan aktifitas sehari-hari “Roh” orang percaya haruslah “dipanaskan” terlebih dahulu.

Muncul pertanyaan, Bagaimana cara terbaik untuk memanaskan “Roh” orang percaya?
SAAT TEDUH!

Saat teduh adalah waktu khusus (di pagi hari) untuk meneduhkan diri di hadapan Tuhan dengan membaca Alkitab dan berdoa. Ketika kita membaca Firman, Firman Tuhan yang dibaca masuk ke dalam hati dan pikiran kita. Ketika kemudian kita merenungkan Firman Tuhan — membuka hati kita “mendengarkan” perkataan Tuhan yang kita dengar melalui Firman yang kita baca itu,  sampai kita menemukan isi hatiNya, hal yang luar biasa terjadi.
Kita tidak hanya akan “menghapal” (jadi tau) dan “mengingat” (me-rhema)  Firman Tuhan yang kita baca, namun kita diberikan iman dalam melakukan kebenaran Firman tersebut di sepanjang hari. 1

Kemudian saat kita berdoa, kita sesungguhnya memanaskan Roh kita dengan sukacita Ilahi. Ketika kita brdoa di dalam nama Tuhan Yesus, Yesus berjanji bahwa kita akan menerima jawaban doa supaya sukacita pun penuh. 2

Yesus juga menjanjikan pemulihan dan kesembuhan kepada orang lain ketika kita berdoa untuk orang itu dengan iman. 3
Bayangkan ketika seorang yang anda doakan sembuh. tentunya membawa sukacita pula, bukan?

Sebagaimana kendaraan yang dapat dipacu kencang karena dipanaskan,
Hidup kita akan penuh dengan iman dan sukacita ketika kita bersaat teduh.
Kita dapat “berlari kencang” dalam perlombaan iman yang Tuhan sediakan di hari tersebut.

Mari semakin bergiat dalam saat teduh, agar Roh kita tidak padam bak mesin yang tidak dipanaskan.

Catatan:

  1. Yesaya 30:15
  2. Yohanes 16:24
  3. Yakobus 5:16
Spread the love
TOP