FORGOT YOUR DETAILS?

Bangun dan Bersiaplah dalam Kekariban dengan Tuhan

by / / Catatan Khotbah

Persekutuan J4u

2011.09.17 , BTC lt 6

Pengkhotbah : Ko Anton

 

Ketika Tuhan mulai menjawab doa dengan kegerakan. eDC, KPI, persekutuan2 yang terbuka, dsb haruslah kita responi dengan semangat dan semakin giat. Namun ada beberapa hal yang tak boleh dilupakan.

 

Yoel 3:9

(TB) Maklumkanlah hal ini di antara bangsa-bangsa: bersiaplah untuk peperangan, gerakkanlah para pahlawan; suruhlah semua prajurit tampil dan maju!

(NKJV) Proclaim ye this among the Gentiles; Prepare war, wake up the mighty men, let all the men of war draw near; let them come up:

Yoel 3:10 Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata: “Aku ini pahlawan!”

 

Hai, pahlawan, bersiaplah! Bangunlah! Menempa mata bajak dan mengasah pisau-pisau pemangkas berbicara tentang mempersiapkan hidup kita sesuai standar Tuhan untuk dapat mengerjakan apa yang Dia percayakan. Ini tidak hanya berbicara hal yang “rohani” saja, namun atas bidang-bidang lainnya di hidup kita. Ketidakmampuan kita dalam mengatasi persoalan atau mencapai sasaran yang ditentukan, dalam kebanyakan kasus hanyalah efek samping dari kurang karibnya hubungan kita dengan Tuhan (memang dalam beberapa kasus Tuhan ijinkan terjadi dalam rencananya, namun pastikan itu bukan karena kelalaian kita). Bagaimana cara memiliki hubungan yang sangat karib dengan Tuhan? Bertekunlah setiap pagi, mengalami Tuhan. Mungkin awalnya tidak enak, dimulai dengan Taurat baru masuk ke Anugrah. Karena itu bertekunlah, bukan berdasarkan mood!

 

Kalau Tuhan katakan berpuasa, maka berpuasalah. No excuse!

Kalau Tuhan katakan saat teduh pagi, maka setialah saat teduh pagi.No excuse!

Kalau Tuhan katakan memberi, maka memberilah. No excuse!

 

Kita dapat melihat teladan Daud (I Samuel 17), dia adalah pahlawan Tuhan yang bangun dan bersiap. Dia telah menempa mata bajaknya menjadi pedang. Apa persiapan yang Daud lakukan? FT mencatat bahwa Daud setia menjaga 2-3 ekor domba gembalaannya, bahkan beruang dan singa pun dihajarnya. Daud sejak dari muda tidak segan mempertaruhkan nyawanya (membayar harga), sekalipun tidak dilihat manusia. Akibatnya, respon yang dia berikan berbeda. Alih-alih lari mendengar tantangan Goliat, pengurapan yang ada pada Daud (I Samuel 16:13) terbakar dan dia menunjukkan keperkasaan Allahnya dengan menumbangkan Goliat. Daud hanya menggunakan umban dan batu, peralatan gembala yang biasa digunakannya. Disini kita melihat bahwa Tuhan menggunakan apa yang ada pada Daud, bukan apa yang tidak ada padanya. Demikian pula dengan kita, tidak peduli apa latar belakangmu (rasmu, keluargamu, masa lalumu, dsb,dsb), Tuhan dapat memakai kita dengan apa yang ada pada kita. Oleh karenanya, jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda, melainkan jadilah teladan dalam segala hal! (I Timotius 4:12).

Mulailah memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan melalui pengalaman-pengalaman ilahi bersama Tuhan. Ambillah sebagai contoh, murid-murid yang mula-mula ( Lukas 5:4, Yohanes 21:6) adalah nelayan yang handal dan lazimnya kalau mereka telah berusaha menjala bahkan hingga semalam-malaman dan tetap tidak berhasil maka memang mustahil untuk mendapat tangkapan. Namun, karena mereka memiliki hubungan yang karib dengan Tuhan Yesus sehingga mereka mendengar dan melakukan apa yang dikatakan-Nya untuk sekali lagi menjala. Dan kali ini mereka mendapatkan tangkapan yang saking banyaknya tidak dapat ditarik lagi!  Experience-experience sejenis inilah yang seharusnya dialami murid-murid Tuhan.

Akhirnya, tetaplah rajin dan menyala-nyala! (Roma 12:11). Melayani Tuhan dengan kerendahan hati dan air mata (Kis 20:19). Tidak untuk mencari kepentingan diri sendiri atau pujian yang sia-sia (Fil 2:3). I Petrus 3:8 berkata “dan akhirnya hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati”.

Bangunlah, bersiaplah dalam kekariban dengan Tuhan, hajarlah Goliat-Goliatmu dan layanilah Tuhan!

Spread the love
TOP
Whatsapp Kami
Whatsapp Kami