FORGOT YOUR DETAILS?

Perjamuan Kudus : Untuk Mengucap Syukur akan Dia!

by / / Catatan Khotbah

J4u 26 November 2011

Ko Anthon

 

1. Apa itu perjamuan kudus?

Perjamuan Kudus merupakan sakramen di mana terjadi persekutuan antara orang percaya dengan kematian Yesus di kayu salib, juga antara orang percaya dengan sesama anggota tubuh Kristus lainnya. Perjamuan Kudus memiliki nilai peringatan akan karya penebusan Allah bagi setiap orang yang percaya. Perjamuan Kudus mengandung arti pemberitaan kematian Yesus kepada semua orang.

Perjamuan Kudus mengajar agar kita selalu mengucap syukur akan karya Allah bagi manusia.

 

2. Mengapa memakai roti dan anggur?

Roti melambangkan tubuh kristus dan Anggur melambangkan darah kristus

Baca : I korintus 11:17-34

 

Bolehkah diganti singkong atau lainnya?

Jika tidak ada roti dan anggur sama sekali misalnya di desa terpencil, boleh. Tapi kalau ada dan dapat  diusahakan kenapa harus diganti? Baca : I korintus 10:23-24

 

3. Konsep-konsep perjamuan kudus di dunia

– Konsep Transubstansiasi

Roti dan anggur diubah oleh kata-kata konsekrasi menjadi daging (tubuh) dan darah Kristus. Pertama kali diperkenalkan oleh Amrosius, dikembangkan oleh Thomas Aquino (1274).

 

Konsep Consubstansiasi

Kristus sungguh-sungguh hadir di dalam, bersama-sama dan di bawah tanda-tanda roti dan anggur, karena tubuh Kristus yang telah dimuliakan itu sekarang bukan hanya berada di sorga, melainkan juga berada di mana-mana sehingga tubuh itu juga berada di dalam roti dan anggur dari Perjamuan Kudus.

 

Konsep-konsep ini terjadi tidaklah sepenuhnya benar, namun tidaklah juga sepenuhnya salah. Dalam masanya, konsep-konsep ini menyebabkan adanya keteraturan dalam gereja, namun jangan jadikan konsep ini Taurat baru, selalu kembali pada kebenaran Firman tertulis. Ilmu teologi bisa salah, tapi Firman Tuhan tidak pernah berubah.

 

Pandangan Calvin (Reform) :

Yesus hadir dalam Sakramen Perjamuan Kudus, tetapi tidak secara fisik/daging, namun secara rohani atau dinamis.

Pandangan Ulrich Zwingly :

Perjamuan kudus mengingatkan kita akan kematian Yesus.

 

4. Makna teologis dari Perjamuan Kudus

– Konsep persekutuan dengan Allah dan sesama (Baca : 1 Korintus 10:16)

  1. Menyatukan jemaat dengan kematian Yesus Kristus
  2. Menyatukan iman kepada Yesus dengan bukti mengaplikasikan kasih Allah kepada jemaat lain dalam gereja Tuhan (sesama anggota Tubuh Kristus)

– Konsep peringatan (Baca : 1 Korintus 11:24-25)

– Konsep pemberitaan (sarana penginjilan)

– Konsep pengucapan syukur

– Konsep pengajaran tentang sikap yang benar bagi jemaat dalam menerima Perjamuan Kudus

 

Ada penafsiran yang salah dari konteks Yohanes 6:54-56. Perkataan ini diucapkan Yesus untuk orang yang belum percaya. Penegasan Yesus bahwa Ia adalah Roti Hidup, barang siapa yang percaya kepada-Nya akan memperoleh kehidupan kekal. (Manna dari Sorga yang sejati).

 

5. Poin Penting

– Kepada orang yang belum bertobat atau jiwa-jiwa baru, jangan diberikan roti atau anggur itu, sebab, Perjamuan Suci itu hanya buat anak-anak Tuhan saja yang mau masuk dalam persekutuan dengan Kristus

– Harus ada persiapan yang sungguh-sungguh dan jangan menyalahgunakan Tubuh dan Darah Tuhan sebagai benda suci/keramat yang boleh dibagi-bagikan ke orang sakit tanpa adanya ibadah, serta dilakukan tanpa mengerti Firman dan penerimaan Yesus sebagai Tuhan – Juruselamat pribadinya

– Ketika seseorang makan roti dan minum dari cawan, ia bersekutu dengan kematian-Nya dan bersekutu satu dengan yang lain sebagai tubuh Kristus. Bagaimana mungkin orang yang tidak percaya bersekutu dengan kematian-Nya dan terbilang sebagai tubuh Kristus dengan berpartisipasi dalam Perjamuan itu? Alkitab tidak pernah mencatat keterlibatan orang tidak percaya dalam Perjamuan Tuhan.

 

6. Syarat menerima perjamuan kudus :

– Percaya dan sudah bertobat

– Menguji dirinya sendiri (Baca : 1Korintus 11:28, Matius 5:23-24)

 

7. Perjamuan kudus sebagai ucapan syukur (Mazmur 107:1-7)

 7.1 “Perjamuan Kudus sebagai ucapan syukur atas kasih setia-Nya” (Ayat 1).

Kasih dan kesetiaan-Nya yang mengikuti kita sepanjang hidup (Mazmur 136).

7.2 “Perjamuan Kudus peringatan Misi penebusan yang berhasil” (Ayat 2).

Dosanya ditutupi dan kesalahannya tidak diperhitungkan (Penebusan = penggantian) (Mazmur 32:1-2)

7.3 “Perjamuan Kudus merupakan persekutuan dengan tubuh Kristus” (Ayat 3).

– Bentuk persekutuan yang dilakukan oleh gereja mula-mula.

– Membangun tubuh Kristus dan ucapan syukur atas kasih dan pengorbanan-Nya

7.4 “Perjamuan Kudus membuka mata rohani kita untuk menemukan jalan kebenaran di dalam Kristus” (Ayat 4-7).

– Dua orang yang menuju Emaus baru mengenali Yesus ketika Perjamuan Kudus (Lukas 24:30-31).

 

MENGINGAT DAN BERSYUKUR AKAN KEMATIAN KRISTUS BAGI KITA

SEHARUSNYA MEMBUAT KITA HIDUP BAGI-NYA 

Spread the love
TOP
Whatsapp Kami
Whatsapp Kami