Dipenuhi Roh Kudus
J4u, 22 Oktober 2011
Ka Yorga
Yohanes 20 : 19 – 12
“Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!” Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan. Maka kata Yesus sekali lagi: “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: “Terimalah Roh Kudus.”
1. Yesus adalah pribadi yang membabtis didalam Roh Kudus
2. Roh Kudus merupakan sumber utama
3. Roh kudus yang dijanjikan (Yohanes 14 : 16 – 18)
Ibrani 6 : 4
“Sebab mereka yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia sorgawi, dan yang pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus,”
1. diterangi hatinya – Lahir baru
2. mengecap karunia sorgawi – damai sejahtera Tuhan
3. bagian dalam Roh Kudus – masuk dalam pusat rencana Allah, tahu panggilannya
4. mengecap Firman – dipulihkan, diobati
5. karunia – karunia dunia yang akan datang – Karunia Roh
Arrabon /jaminan
Efesus 1 : 13 -14
Roh Kudus:
1. membawa kita masuk dalam seluruh kesempurnaan Kristus
2. menjamin kitauntuk memperoleh kuasa dan bagian dari keselamatan itu
3. jaminan
Menerima Yesus berarti menerima Roh Kudus juga, tapi bukan dipenuhi Roh Kudus (murid murid Tuhan Yesus pada saat itu sudah menerima Yesus tetapi belum dipenuhi Roh Kudus – murid murid dipenuhi Roh Kudus setelah Tuhan Yesus naik ke surga).
Syarat menerima Roh Kudus
(Kisah Para Rasul 2 : 37 – 38, Yohanes 7 : 37 – 39, Lukas 11 : 9 – 13)
1. bertobat
2. dibabtis (dipenuhi Roh Kudus)
3. haus (Roh Kudus adalah pribadi yang sopan, Ia tidak akan memenuhi kita jika kita tidak menginginkannya)
10 Alasan harus berbahasa Roh:
1. Kisah Para Rasul 2 : 4
Firman Tuhan mengajarkan, bahwa ketika kita dipenuhi Roh Kudus maka kita berbicara dalam bahasa Roh sebagaimana Roh itu memberikan kepada kita untuk mengatakannya (bahasa Roh tidak bisa diajarkan).
2. 1 korintus 14 : 2
Tuhan memberikan sarana komunikasi yang ADIKODRATI, tidak ada seorang pun yang tahu arti bahasa Roh (termasuk Iblis dan Malaikat) kecuali Bapa sendiri (dan orang – orang yang diberi karunia).
3. Bukti adikodrati bahwa Roh Kudus bermukim dalam diri kita
4. Berdoa dalam bahasa Roh memusnahkan rasa mementingkan diri sendiri / egois (karena berdoa dalam bahasa Roh juga mendoakan orang – orang kudus)
5. Berdoa dalam bahasa Roh membantu kita belajar mengandalkan harapan kita kepada Tuhan yang lebih sempurna.
6. Berbicara dalam bahasa Roh menjaga kita untuk tetap mempertahankan diri kita bebas dari pencemaran hal – hal yang najis, tidak suci, dan kata – kata kotor
7. Berbicara dalam bahasa Roh membuka jalan untuk mendoakan sesuatu yang patut diajukan, yang tidak terpikir oleh diri sendiri / orang lain
8. Yesaya 28 : 11 – 12
kita disegarkan kembali lewat Bahasa Roh dan pujian.
9. 1 korintus 14 : 15 – 17
10. Kita mampu mengekang lidah kita menurut kuasa Roh Kudus
- Published in Catatan Khotbah
Rejoiced (ἀγαλλιάω)!
Tuhan Yesus itu ekspresif loh! Ketika Dia gembira, Dia mengekspresikannya dengan tidak ragu-ragu, bahkan hingga melonjak kegirangan.
Alkita mencatat di Lukas 10:21 “In that hour Jesus rejoiced in Spirit…” (Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus…)
Rejoiced yang digunakan dalam ayat ini bahasa Yunaninya adalah ἀγαλλιάω (agalliaō : ag-al-lee-ah’-o, G21 – Strong’s Greek Lexicon Number]. Kata ini berasal dari ἄγαν agan (much) dan ἅλλομαι hallomai (jump). Secara tepatnya, kata ini berarti to jump for joy (melonjak kegirangan), that is, exult (bersuka ria): – be (exceeding) glad, with exceeding joy, rejoice (greatly).
Selain di ayat ini, beberapa ayat dalam Firman Tuhan yang menggunakan kata rejoiced (ἀγαλλιάω) yang sama dengan Lukas 10:21 ini :
- Matius 5:12 -Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.”
- Lukas 1:46,47 – Lalu kata Maria: “Jiwaku memuliakan Tuhan,dan hatiku bergembirakarena Allah, Juruselamatku,
- Yohanes 8:56 – “…Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita.”
- Kisah Rasul 2:26 – Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram. Ket : perkataan Daud tentang Sang Mesias
- Kisah Rasul 16:34 – Lalu ia (kepala penjara) membawa mereka(Paulus dkk) ke rumahnya dan menghidangkan makanan kepada mereka. Dan ia sangat bergembira, bahwa ia dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah.
- I Petrus 1:6 – Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.
- I Petrus 1:8,9 – Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan,karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu.
- I Petrus 4:13 – Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira danbersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
- Wahyu 19:7 – Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba dan pengantinNya telah siap sedia.
Let’s (exceedingly) rejoiced (ἀγαλλιάω)!
- Published in Uncategorized

