Mendengar Suara TUHAN
J4u, 7 Juli 2012
Bang Yorga
Tinjauan minggu lalu:
Kita harus mengikuti kalender Tuhan yang diwahyukan kepada orang Israel, agar mengetahui cara bertindak dan menerima berkat di musim yang Tuhan tetapkan. Bukan berarti kita kembali ke hukum taurat, tapi kita melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan tidak pernah Dia cabut.
Persepuluhan adalah milik Tuhan. Kita berhutang kepada Tuhan bila tidak membayar persepuluhan. Jadi PERSEPULUHAN ADALAH PEMBAYARAN, BUKAN PERSEMBAHAN. Pembayaran persepuluhan sudah dilakukan sebelum ada hukum Musa, juga sebelum perjanjian dengan Abraham (lih. kisah Melkisedek), bahkan sudah ada sejak penciptaan dunia. Jadi pembayaran ini harus dilakukan oleh semua manusia di bumi, bila tidak manusia itu akan terkutuk.
BUAH SULUNG TIDAK SAMA DENGAN PERSEPULUHAN, juga tidak di atas perpuluhan. Persembahan sulung dilakukan satu tahun sekali pada minggu pertama di bulan pertama (Abib atau akhir Maret). Yom Kipur, Pentakosta, Paskah dilakukan untuk menghormati persembahan sulung.
Masa kegelapan (dark ages-325SM) Gereja terjadi karena Konstantin (jangan sebut dia pengikut Kristus, karena sebenarnya dia adalah penyembah Pagan) melakukan perubahan pada Gereja Tuhan, yakni:
- Mengubah kalender Tuhan yang ditetapkan berpusat pada bulan, menjadi kalender Julian yang berpusat pada (dewa) matahari. Ini membuat waktu dan berkat ilahi yang harusnya kita terima menjadi terampas.
- Mengubah pemerintahan Gereja mula-mula (Wheel of God) menjadi piramid. Dasarnya bukan lagi Kristus, tapi kedagingan karena pemimpin gereja diangkat pemerintah. Untuk mengangkat pemimpin kita harus tanya Tuhan dulu.
- Membatasi orang yang dapat mendengar suara Tuhan hanya kepada pendeta atau paus. Dengan cara:
- memindahkan tempat ibadah jemaat Allah di rumah-rumah ke gedung ibadah. Ini menyebabkan banyak KTP—Kristen Tanpa Pertobatan.
- menerjemahkan perkamen taurat ke dalam bahasa latin yang hanya dimengerti oleh pendeta. Arti profetiknya berarti firman Tuhan dirampas dari jemaat Allah.
Mendengar suara TUHAN
Mendengar suara Tuhan tidak hanya dengan cara berdoa. Tapi kita harus terhubung dengan
Tuhan kalau ingin mendengar suara-Nya.
“Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.”
…kamu tinggal di dalam Aku… Yoh 15:7 artinya menaati semua yang Tuhan firmankan (wahyukan). Misalnya ketika berenang, menonton, dll. Ini dilakukan dan diperkatakan dengan aktif, bukan pasif, agar firman itu tinggal di dalammu. “…diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah…” Yoh 1:12 Ini tidak sekedar menyembuhkan orang sakit, tapi juga MUTLAK memiliki kemampuan untuk mendengar suara-Nya. Mendengar suara-Nya adalah MUDAH! Tuhan sangat ingin berbicara pada kita tapi seberapa sering kita mengizinkan Dia berbicara? Maka mari terhubung dengan-Nya seperti dalam Mat 26:40,mendisiplin diri berdoa khusus 1 jam saja. …mintalah apa saja yang kamu kehendaki…Yoh 15:7 tanda kau percaya Tuhan menjawab doamu adalah dengan berdoa.
“(angkat Alkitab) Ini firman Tuhan. Aku hidup berdasarkan firman Tuhan.”
Doa yang diperkenan Tuhan:
1. “Korban orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi doa orang jujur dikenan-Nya.”Ams 15:8
Orang fasik adalah semua orang yang tahu kebenaran tapi tidak melakukannya, tahu yang terbaik tapi melakukan yang baik-baik saja. Fasik pun adalah orang yang suam-suam dan akan dimuntahkan. Kalau kita serius dalam Tuhan pasti tidak akan menggugurkan suara-Nya. Mari taat dengan mendengar dan melakukan.
2. “Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” Yak 5:16 Jangan diam bagi orang yang bersalah padamu, karena selazimnya mereka akan menerima murka Tuhan, maka ampuni dan berkat mereka.
Empat hal penyebab doa tak terkabul:
- “Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar.” Mz 66:18
- “Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.” Yak 1:6
- “Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.” Yak 4:3
- “Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka [istri] sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.” 1Pet 3:7
- Published in Catatan Khotbah
Persembahan Sulung II
J4u Sabtu, 30 Juni 2012
Pembicara : Ka Yorga
The three Jewish Feasts (Keluaran 23:14) :
1. Passover (disebut juga unleaved bread BUKAN easter)
roti tidak beragi, ragi adalah lambang dosa, pengajaran sesat, pengertian yang salah.
jangan kompromi, jangan memelihara ragi.
2. Pentecost (disebut juga harvest, feast of weeks)
3. Tabernacle
Buah sulung = Yesus sendiri.
Jika buat itu tidak jatuh dan mati, kita tidak panen.
THE DARK AGES
Konstantin merubah sistem gereja yang dari Tuhan menjadi sistem ala Romawi.
Jemaat mula-mula memiliki standar bahwa semua jemaat bisa mendengar suara Tuhan dengan presisi.
Yang dirubah oleh konstantin :
1. Sistem gereja Tuhan diubah jadi pola Romawi
2. Menggantikan rasul dan nabi dengan uskup-uskup
3. Kebaktian di rumah-rumah menjadi ‘gedung gereja’
4. Firman Tuhan dirampas dari umat Tuhan, sehingga anak-anak Tuhan ‘tidak bisa’ lagi mendengar
suara Tuhan
5. Muncul agama Kristen.
Agama = doktrin, dogma, dan liturgis
padahal Kristen is about relationship.
6. Kristen menjadi agama nasional
Orang berbondong-bondong menjadi beragama Kristen karena mereka yang memeluk agama
Kristen dibebaskan dari pajak dan wajib militer. (hanya sekedar menjadi Kristen, tapi tanpa
pertobatan / lahir baru)
7. Diharuskan semua jadi agama Kristen
8. Pemimpin-pemimpin perempuan tidak bisa menyampaikan firman Tuhan
9. Alkitab dirubah menjadi bahasa Latin -> kanonisasi
First fruit (buah sulung) dilakukan setiap tahun.
syarat melakukan first fruit :
1. Sudah lahir baru
2. Sudah bekerja
- Published in Catatan Khotbah
Radikal Mengikut Tuhan
Oleh Viona Wijaya
23 Juni 2012
DEFINISI RADIKAL
KBBI Edisi III(2005)
[a] (1) secara mendasar (sampai kepada hal yang prinsip): perubahan yang –; (2) Pol amat keras menuntut perubahan (undang-undang, pemerintahan); (3) maju dl berpikir atau bertindakTesaurus Bahasa Indonesia Pusat Bahasa, Edisi I (2008): ekstrem, pelampau, revolusioner, subversif
Oxford Learner’s Pocket Dictionary
(1) Basic [dasar] [utama], thorough [seksama, teliti, sepenuhnya] and complete
(2) New, different and likely to gave a great effect
Radikal berarti secara mendasar (sampai kepada hal yang prinsipil), utuh (tidak sebagian-sebagian), di mana dampaknya adalah: perubahan (yang revolusioner) dan berdampak besar.
MENGIKUT TUHAN?
“Follow me!” (Matius 16:34) Follow = akolotheo = properly to be in the same way with
Properly : Dengan pantas, sebagaimana mestinya, secara tepat, sebaik-baiknya!
To be in the same way with: berada dalam jalan, arah, jurusan, cara, yang SAMA, SERUPA, dengan TUHAN! Bukan gereja, bukan manusia, bukan idola kita, apalagi? You name it!
STANDAR TUHAN JELAS :: RADIKAL MENGIKUTI DIA.
Lalu kenapa banyak anak Tuhan mentok? (wahyu 3:20, suam:dimuntahkan) Karena ga radikal mengikut Kristus. Mencomot-comot isi Firman untuk kepentingan pribadi, memisah-misahkan ini untuk Tuhan, itu bukan. Ibarat membangun gedung di atas pasir. Tiap ada badai roboh terus, ya habis waktunya.
Dalam Alkitab bahasa Inggris tidak digunakan follower. Dengan standar Tuhan ini, seharusnya tidak ada level “pengikut”. Istilah itu adalah istilah untuk meng-excuse KESUAMANmu!
DASAR FIRMAN MENGIKUTI TUHAN DENGAN RADIKAL
Markus 12:30
Tuhan minta SEGENAP, bukan sebagian. Gimana kalau sebagian? Suam? Wahyu ya :p
SEPERTI APA RADIKAL ITU?
– Sangkal Diri, Pikul Salib, Ikut Tuhan (Mat 16:24)
Sangkal Diri = Yesus sebagai Tuhan. Yesus sebagai DASAR – kau tak tergoyahkan!
Baca Firman untuk tahu dasar-dasarnya. GA SETENGAH-SETENGAH!
– Pikul salib = penderitaan, sesuatu yang “ngga enak” yang Tuhan kasih untuk kita pikul. Dicemooh, dianiaya karena kebenaran.
– Ikut Tuhan = day by day, memastikan agenda, arahan Tuhan dan TAAT
Mendengar dan melakukan. Ingat, Radikal adalah UTUH. Bukan Cuma dengar/tahu banyak tapi tidak melakukan. PERCAYA
Radikal sebetulnya bicara sikap hati yang pastinya tercermin nanti dalam perilaku. Dia bukan sekedar hal-hal fisik (pelayanan, aktivitas rohani, dsb.), tapi bicara sikap hati! I Sam 16:7 (bukan masalah gaya, tapi masalah sikap hati). contohnya FPI. Sikap hati yang seperti apa? Yang mengasihi dan merindukan Tuhan lebih dari segalanya.
BEBERAPA ASPEK DALAM RADIKAL MENGIKUTI KRISTUS
Dasarnya hanya Kristus
Ciri orang yang mengikut Kristus dengan radikal
Ketaatan
Adalah kunci mengikut Kristus. Obidience unlock understanding (ketaatan adalah kunci yang membuka pengertian). Mazmur 22:23 Ketaatan adalah bukti kita rendah hati di hadapan Tuhan. DIAM AJA DEKAT TUHAN! Ilustrasi anak kecil dan ular.
Seringkali kita ga taat karena kita ga percaya!
Jangan berhenti di taat, tapi miliki hati yang suka akan didikan dan mencari pengertian (Amsal)
Suka akan Didikan Tuhan
Bukti kau radikal mengikut Kristus adalah buah-buah. Buah pertobatan, buah roh, buah pelayanan. BUKAN AKTIVITAS ROHANI! Buah-buah ini muncul karena kau bertekun dalam didikan Tuhan: Amsal 3:11-12, Ibrani. Anak, pasti DIDIDIK!
Watchmanee, “aktivitas rohani sangat sedikit manfaatnya”
Jangan menyerah, jangan putus asa. Jangan terjebak dengan roh agamawi. Tapi teruslah setiap hari mengecek apakah kau sedang bersama gerakan roh kudus/tidak.
Daya Tahan dan Ketekunan = bicara mental
2Ti 2:3 Ikutlah menderita [endure hardness] sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus.
2Ti 2:4 Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.
Heb 10:36 Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu
:: tidak mudah putus asa, tidak manja, tidak self-pity. Contoh : The Raid , begitu pistol habis isi, berpindah ke pisau, pentung, tangan kosong, bahkan senjata musuh J
Bandingkan berbagai tokoh di Alkitab. Hanya dengan radikal di dalam Tuhan kau bisa bertahan sampai akhir.
Intinya adalah menjadi serupa Kristus
HASIL DARI RADIKAL MENGIKUT KRISTUS
Yoel 2 :1-11
Di Timur Matahari. Perlu orang-orang yang radikal mengikut Kristus untuk mengubahkan bangsa ini. Karena Kristus yang mengubahkan, hidup dan berkarya nyata lewat hidup mereka. Karena gaya hidup yang kita bangun dengan Tuhan secara UTUH ya akan mencetak kita jadi orang-orang yang luar biasa juga di seluruh bidang.
Pahlawan tidak muncul dengan instan, tapi harus lewat proses. Taatlah dalam didikan Tuhan. Radikal bukan cuma bicara jago ngomong, keras, dst, tapi bicara sikap hati.
- Published in Catatan Khotbah
1st Fruit Offering
J4u, 16 Juni 2012
Pembicara: Ka Ester
Hosea 4 : 6
“Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.”
tidak mengenal firman Tuhan = kita dan anak – anak kita ditolak
Ulangan 26 : 1 – 11
Tempat orang israel mempersembahkan hasil pertama adalah ditanah yang diberikan Tuhan menjadi milik pusaka (tanah perjanjian/tanah Kanaan)
Imamat 23
7 feast / hari raya (ketetapan dari Tuhan yang dilakukan turun temurun)
1-3 sabbath
4-8 passover and unleaved bread / paskah dan roti tidak beragi
9-14 first fruit / penuaian
15-22 pentecost / 50 hari sesudah sabat
23-25 hari perhentian penuh
26- 32 pendamaian
33-34 hari raya pondok daun
Keluaran 23 : 14 – 19
3 perayaan yang dilakukan 3 kali setahun
1. hari raya roti tidak beragi
dilakukan pada bulan abib/nisan/bulan pertama, karena pada bulan tersebut bangsa Israel keluar dari Mesir.
2. hari raya penuaian / buah bungaran / first fruit
dilakukan pada tanggal sepuluh, merupakan paskah bagi Tuhan (Keluaran 12)
3. hari raya pengumpulan hasil
Keluaran 23 : 16
“Kaupeliharalah juga hari raya menuai, yakni menuai buah bungaran dari hasil usahamu menabur di ladang; demikian juga hari raya pengumpulan hasil pada akhir tahun, apabila engkau mengumpulkan hasil usahamu dari ladang.”
Ladang / tanah ‘LAND’ (Hebrew)
1. Eref : bumi
2. Adama : tanah dari Adam
Adam adalah perlambang dari manusia yang diurapi dan diberi kuasa oleh Tuhan atas sebuah ladang
buah sulung: hasil pertama yang terbaik yang dipersembahkan kepada Tuhan untuk orang yang kepadanya diberi kuasa untuk mengerjakan / mengelola tanah / ladang.
Sama seperti Adam yang mengusahakan taman Eden, kita juga telah diberi kuasa oleh Tuhan untuk mengerjakan dan mengusahakan ladang kita (kampus, tempat kerja, keluarga, dll).
Berkat buah sulung (keluaran 23)
20 : saat kita melakukan ketiga perayaan tersebut, Tuhan sendiri yang akan datang pada hidup kita untuk menjaga diri kita pada jalanNya dan mengarahkan kita supaya kita menerima apa yang telah Ia sediakan bagi kita.
22 : Tuhan akan menjadikan diriNya musuh bagi musuhmu. Ia akan menghadapkanmu kepada musuh – musuhmu (membuat kita tidak melarikan diri dari musuh kita).
25 : memberkati makanan dan minuman kita.
26 : tanah yang kita injak tidak akan pernah tidak produktif.
26 : menggenapkan tahun umurmu (contoh : hizkia)
Timming and seasons
PERJANJIAN LAMA PERJANJIAN BARU
Passover Jesus death
Unleaved bread Burrial
First fruit Resurrection / kebangkitan
Pentecost Holly spirit
Ketika kita melakukan persembahan buah sulung, kita mendatangkan kuasa kebangkitan dalam hidup kita.
- Published in Catatan Khotbah
Belajar Percaya dan Beriman Kepada Tuhan Dalam Mencapai Visi
J4u, 14 Juni 2012
Ka Ester
IMAN (Roma 10 : 17)
‘Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.’
Dengan terbiasa mendengarkan firman Tuhan (baca firman Tuhan dengan bersuara!), maka kita akan tau bagaimana suara Tuhan.
Hanya orang bodoh yang akan mendengarkan suara orang yang tidak dikenalnya. Pengenalan akan menghasilkan hubungan, dan cara kita untuk mengenal Dia adalah melalui doa, baca Firman, persekutuan, dan kesaksian.
Mendengarkan → hubungan → IMAN
Firman Tuhan adalah setiap perkataan yang keluar dari mulut Allah sendiri (Yohanes 1 : 1)
‘Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.’
VISION
Direction – purpose – courage – life
Kemampuan untuk melihat, membayangkan, menggambarkan, dari sesuatu yang bisa / harus terjadi dimasa depan.
Amsal 29 : 18
‘Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum.‘
Where there is no vision, the people perish..
Visi berasal dari perkataan Tuhan (Firman Tuhan), dan setiap manusia (yang hidup) memiliki visi. Respon atas Firman Tuhan adalah dilakukan/ditaati. Maka lakukanlah VISImu.
PROCLAIMING
Menyatakan hal yang sama dengan (menggunakan) mulut kita, apa yang telah Tuhan katakan/firmankan (hal ini membuat kita bersepakat dengan firman Tuhan).
Atau sama dengan menyelaraskan diri kita dengan firman Tuhan sendiri, artinya membuat kita menjadi siap untuk menerima dukungan dan otoritas Tuhan secara penuh.
Artinya, ucapan kita ‘melepaskan’ kuasa dan otoritas (+berkatNya) yang memampukan kita untuk melaukan apa yang telah Tuhan firmankan (visi) kepada kita.
BENTARA
Bentara adalah seorang yang bertugas menyampaikan pesan / titah raja kepada rakyat. Ketika bentara datang, setiap orang harus diam dan berhenti melakukan pekerjaannya untuk mendengar apa yang diperintahkan raja melalui bentara.
Ketika kita menyerukan (proclaiming) apa yang Tuhan firmankan kepada kita (visi kita), kita mendengar dan menyelaraskan diri kita dengan firman Tuhan dan ketika kita menyerukannya maka seluruh alam semesta akan diam dan mendengarkannya!
Belajar percaya dan beriman kepada Tuhan dalam mencapai visi = bergaul dengan Tuhan
- Published in Catatan Khotbah
Bangunan Tuhan II
J4u, Sabtu 9 Juni 2012
Pembicara: Ka Yorga
Dalam komsel, PA, persekutuan, mega church bisa ada pemuridan. Tapi ada juga dalam satu kota ada pemuridan tapi tak ada church atau mega church. Inilah gereja bawah tanah.
Oikumene tidak boleh ada syarat “aliran”, jadi semua boleh masuk. Jadi bila mengundang pastur katholik, atau dari karismatik, atau dari advent, atau dari pentakosta maka harus ikuti apa yang mereka lakukan. Kecuali jemaat setan, karena akan ada tindak pidana dalam kebaktian mereka. Kita harus punya hati yang besar.
Tidak semua gereja organisasi yakin 100% anggotanya lahir baru. Karena lahir baru berbicara tentang penginjilan dan waktu Tuhan. Tahu Firman Tuhan dan lahir baru adalah dua hal yang berbeda.
Efesus 2: 1-2
1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.
2 Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.
Dahulu kita hidup dalam dosa. Ketika kita lahir baru, ada “benih Kristus” yang tertanam. Mungkin ketika bertobat itu hanya biji yang kecil saja, namun sekarang pilihanmu. Mau jadi tanah berbatu, tanah berbelukar, atau jadi tanah yang subur? Tanah yang subur berbicara tentang kau bertobat ketika Tuhan berbicara, kau mau mencari Tuhan dengan sungguh, kau mau mencari Tuhan dengan haus dan lapar, dan semua dilakuakn terus menerus. Makanya kehidupan orang bertobat akan berubah dari hidup atau karakternya. Bahkan Tuhan sering memaksakan kehendaknya atas hidupmu agar kau mau berubah.
Harusnya dalam kumpulan jemaat Tuhan, perubahan karakter dan kasih mereka akan nyata karena Tuhan yang memimpin, jadi tidak membeda-bedakan lagi golongan.
Galatia 6: 10
10 Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.
Gara-gara kita terlalu mengutamakan yang sampingan, maka yang TERutama dibuang..
Waktu jemaat diajar, diajar, diajar maka mereka membangun. Tapi sekarang keadaannya terbalik. Jemaat sekarang terbentuk dari acara besar lalu dijadikan organisasi gereja yang isinya ga jelas—bayi rohani semua. Makanya ketika masih ada kesempatan untuk diajar lakukan yang terbaik. Misalnya saat PA catat semua yang dibagikan pembimbing. Selain untuk kita sendiri, juga untuk anak2 PA kita nantinya.
1Sam1:4-11
Hati-hati dengan nazar (komitmen yang sungguh kepada Tuhan untuk turut bekerja dengan kita), karena Dia akan mengejar pelunasan nazar kita. Ketika kita bernazar ukur diri dulu dan tulis nazarnya. Kalau tidak bisa, cepat cabut dimana kau menyatakan nazar itu, bila sendiri pada diri sendiri, bila di tengah kebaktian pada jemaat kebaktian itu.
Saat ini tokoh-tokoh sudah tak bisa dicontoh. Tidak ada integritas. Termasuk juga hamba Tuhan.. mungkin karena tidak lahir dari Roh. Makanya kalau mau jadi apa-apa harus doa—tanya Tuhan—dulu. Masa depan kita ditentukan Tuhan. Sehingga waktu menjalaninya kita sungguh-sungguh karena kita dapat atau dengar dari Tuhan. Kalau berawal dari daging maka akan melahirkan daging, seperti anak imam Eli atau anak Harun yang membuat api asing bagi Tuhan.
Efesus 4: 11
Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
Rasul, nabi, penginjil, gembala, pengajar, merekalah yang membangun jemaat. Orang disebut nabi bila nubuatannya tergenapi. Kenabian diberi sebagai gift atau juga karena kesungguhan kepada Tuhan. Nabi atau rasul ada untuk memperlengkapi jemaat Tuhan. Siapa nabi atau rasul? lihat dari buah-buahnya.
Gelombang Tuhan di akhir zaman, kelima jawatan ini telah bergerak ke marketplace. Sungguh-sungguh itu penting untuk tahu kita dimana. Kalau terjadi hal yang salah di tempat kerja kita, Tuhan ingin kita meluruskannya. Butuh kelima jawatan ini bagi jemaat atau di pemerintah, pendidikan, atau dimana pun tempatmu berada.
JADILAH SUNGGUH-SUNGGUH.
- Published in Catatan Khotbah
Bangunan Tuhan I
J4u, Sabtu 2 Juni 2012
Pembicara : Ka Yorga
* Pastikan apa yang kita yakini berasal dari Tuhan, back to Bible! Selama ada di Alkitab, lakukan!
* Gereja
Bahasa Portugis = Gereja.
Bahasa Indonesia = Jemaat.
Bahasa aslinya = Ekklesia.
Ekklesia : kelompok orang yang dipanggil keluar, dikhususkan bagi Allah untuk maksud yang mulia.
Dipanggil keluar, artinya dipanggil keluar dari dosa, kebodohan, dan kegelapan.
Tidak mau keluar? Tinggal tunggu waktunya Tuhan!
Untuk maksud yang mulia, artinya harus mengetahui visi yang dari Tuhan. Langkah sebelumnya mendengar suara Tuhan.
Gereja adalah kita semua, orang-orang percaya. Bukan gedungnya.
Gereja tidak berbicara organisasi, tapi organisme.
Sifat organisasi = mati, sedangkan organisme = terus bertumbuh.
* Kehadiran Tuhan itu universal (Tuhan memenuhi seluruh alam semesta ini), dan spesifik.
* Matius 16: 18 =
“Dan Aku pun berkata kepadamu : engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.”
Kenapa gereja-gereja Tuhan sekarang dikuasai maut? (Arti maut : 1. Perpisahan dengan Tuhan, 2. Mati)
Karena membiarkan adanya fondasi-fondasi maut (seperti : iri hati, benci)
Cara agar alam maut tidak menguasai adalah membangun hidup kita berdasarkan setiap perkataan Allah (based on Bible). Sehingga Tuhan akan meluruskan dan melepaskan kita dari hal-hal yang salah.
Batu karang = petra = tidak tergoyahkan.
* 1 Petrus 2 : 9 =
“Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib.”
1. Bangsa yang terpilih (chosen nation)
artinya jemaat.
2. Imamat yang rajani
Imam : – orang yang mengenal Allah, yang patut dicontoh
– di perjanjian lama imam memakai baju efod dengan 12 batu permata yang melambangkan
12 suku Israel, artinya imam yang membawa jemaat Allah masuk/menghadap hadirat Allah.
Rajani : gaya hidup, kebangsawanan, orang yang tidak lari dari tanggung jawab.
Yesus pun tidak lari dari tanggung jawab, saat orang-orang datang hendak menangkapnya, Ia
berkata, ‘inilah Aku.’ (tidak lari)
3. Bangsa yang kudus
artinya memiliki gaya hidup kudus. (kekudusan -> mutlak!)
4. Umat kepunyaan Allah sendiri
5. Memberitakan perbuatan-perbuatan besar dari Dia
untuk dapat memberitakan harus mempunyai pengalaman-pengalamannya terlebih dahulu.
* Lima hal tentang gereja di Alkitab :
1. Tubuh-Nya (Efesus 1 : 22-23)
Kristus adalah kepala. Kristus memenuhi SEMUA aspek kehidupan kita.
“Orang-orang yang suam-suam (tidak panas/dingin) akan disingkirkan dari jemaat
Allah.”
2. Anggota keluarga Allah (Efesus 2 : 19)
3. Tempat kediaman Allah (Efesus 2 : 20-22)
Yesus adalah batu penjuru (corner stone). Batu penjuru adalah yang pertama dan harus ada.
Corner stone akan menentukan kemana bangunan akan mengarah.
Pastikan Dia nyaman tinggal didalam kita gerejaNya!
4. Gereja yang dipimpim Kristus (Efesus 5 : 29-33)
5. Prajurit Allah (Efesus 6 : 10-18)
- Published in Catatan Khotbah
Kuasa Kebangkitan Kristus
26 Mei 2012
Oleh Ka Phosa
“3 Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, 4 bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;”
1Kor 15: 3-4
Yesus telah mati karena dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci. Namun tidak mati dalam arti kalah terhadap penguasa dunia, tapi Dia mengosongkan diri dan taat kepada Bapa. Penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikitpun atas Yesus (Yoh 14: 30).
Apakah arti kematian-Nya?
“30 Bilur-bilur yang berdarah membersihkan kejahatan, dan pukulan membersihkan lubuk hati.”
Ams 20: 30
Bilur-bilur yang berdarah diterima Yesus dari pukulan-pukulan para tentara menjadi dasar pembersihan (atau peremukan) segala kejahatan, dan niat hati kita yang jahat. Bahkan kedua hal ini akan seperti wajah Yesus yang tidak teridentifikasi lagi (diremukan).
“13 Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, 14 dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib.”
Kol 2: 13-14
Surat hutang yang dihapuskan ini menjadi materai pembersihan dosa kita. Dosa yang sudah dibersihkan (atau diremukkan) membuat seseorang menjadi lembut hati dan tidak cepat marah, karena penuh pengampunan.
Apakah arti kebangkitan-Nya?
Jika Kristus tidak dibangkitkan (1Kor 15: 17-19), maka:
1. Iman kita sia-sia.
2. Masih hidup dalam dosa.
Walau sudah melakukan banyak perbuatan baik, tapi tetap ada dosa turunan dari Adam-Hawa.
3. Binasa
Tidak hanya binasa tubuh, tapi juga roh-nya.
4. Jadi orang termalang dari segala manusia
Kita jadi hidup dalam siklus lahir-sekolah-kerja-nikah-mati tanpa ada tujuan. Kenyamanan hidup
yang membuat kita terlena harus diterobos!
Tetapi Kristus telah bangkit, menang atas maut, dan menjadi yang sulung di antara orang yang dibangkitkan. (1Kor 15: 20, Mat 27: 51-53)
Apakah kuasa kebangkitan Kristus?
“ I want to know Christ and the power of His resurrection and the fellowship of sharing in His sufferings, becoming like Him in his death, And so, somehow, to attain to the resurrection from the dead”
Phi 3: 10-11
Persekutuan dari penderitaan Yesus bukan menyiksa diri secara fisik, tapi menyalibkan kedagingan kita. Kedagingan atau ego kita terus menerus dibersihkan (atau diremukan) dalam pengenalan akan dan pengalaman bersama Dia dalam kuasa kebangkitan-Nya.
”18 Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus, 19 dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya,”
Ef 1: 18-19
Milikilah kesadaran bahwa kita punya Tuhan yang dasyat!! Ketika melihat keadaan yang tampak mustahil, JANGAN BANYAK ALASAN, tapi belajar untuk menerobos keadaan kita.
1. Kemenangan atas maut
“54 Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: “Maut telah ditelan dalam kemenangan. 55 Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?” 56 Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.”
1Kor 15: 54-56
Ketika PI tak perlu takut mati. Karena kita hanya mati tubuh, tapi roh kita kepada Allah. Toh kalau Tuhan bilang kita belum mati sekarang, pasti kita tidak akan mati.
2. Kemenangan atas musuh
“14 Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa, sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.” Maz 108: 14
“15 Seketika itu juga musuh mereka Aku tundukkan, dan terhadap para lawan mereka Aku balikkan tangan-Ku.” Maz 81: 15
Masuklah ke dalam kesadaran bahwa kita punya TUHAN yang luar biasa!
3. Kuasa dosa dipatahkan
“9 Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah. 10 Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis: setiap orang yang tidak berbuat kebenaran, tidak berasal dari Allah, demikian juga barangsiapa yang tidak mengasihi saudaranya.”1Yoh 3: 9-10.
Tuhan memberikan tudung Ilahi kepada anak2-Nya. Ketika kita telah berbuat dosa dan minta Yesus menyucikan dan menguduskan oleh kuasa darah-Nya, seketika itu juga dosa kita diampuni dan tidak ada lagi. Tudung Ilahi yang terbuka ketika kita berbuat dosa, tertutup lagi.
4. Akan melakukan perbuatan-perbuatan besar
”12 … barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu…” Yoh 14: 12
Kalau boleh dibilang “iri” secara rohani kepada karunia2 Roh yang Tuhan berikan kepada saudara2 kita. Poinnya INGIN MENGALAMI pekerjaan2 Allah lakukan, bahkan lebih besar dari itu.
“My message and my preaching were not with wise and persuasive words, but with a demonstration of the Spirit’s power, so that your faith might not rest on men’s wisdom, but on God’s power” 1Co 2: 4
Tidak hanya yakin (seperti terjemahan Alkitab bahasa Indonesia) tapi mendemonstrasikan kuasa-Nya. Jadi tidak hanya yakin di dalam hati tapi juga melakukan/ mempraktekan keyakinannya itu.
5. Akan diberikan Roh Kudus
Nubuatan Janji Roh Kudus oleh Nabi Yeheskiel: Yeh 11:19-20
“19 Aku akan memberikan mereka hati yang lain dan roh yang baru di dalam batin mereka; juga Aku akan menjauhkan dari tubuh mereka hati yang keras dan memberikan mereka hati yang taat,”
Penggenapan Janji Roh Kudus oleh Yesus: Yoh 20: 22
“22 Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: “Terimalah Roh Kudus.”
Penggenapan Janji Roh Kudus dalam Ibrani: Ibr 8: 8-10
“8 Sebab Ia menegor mereka ketika Ia berkata: “Sesungguhnya, akan datang waktunya,” demikianlah firman Tuhan, “Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan dengan kaum Yehuda, 9 bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka, pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Sebab mereka tidak setia kepada perjanjian-Ku, dan Aku menolak mereka,” demikian firman Tuhan. 10 “Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu,” demikianlah firman Tuhan. “Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.”
6. Akan diberikan kunci Kerajaan Surga
“19 Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.” Mat 16: 19
“23 Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.” Yoh 20: 23
“ F A I T H I N G O D, C H A N G E S E V E R Y T H I N G”
Yeh 11:19-20
- Published in Catatan Khotbah
Beban jiwa – jiwa
J4u, 19 Mei 2012
Pembicara: Ka Merlin
Yehezkiel 3 : 16-19; 33 : 1-9
“Hai anak manusia, Aku telah menetapkan engkau menjadi penjaga kaum Israel. Bilamana engkau mendengarkan sesuatu firman dari pada-Ku, peringatkanlah mereka atas nama-Ku.”
Yehezkiel 33 : 1
Firman ini datang kepadamu hari ini : engkau adalah penjaga!
Sejak lahir, kita telah ‘dibuat’ untuk menjadi penjaga. Dan ‘kota’ yang harus kita jaga yaitu keluarga, kampus, kota Bandung, bahkan Indonesia. Meniup sangkakala (menyampaikan suara Tuhan) merupakan tugas kita sebagai penjaga.
“Aku mau berdiri di tempat pengintaianku dan berdiri tegak di menara, aku mau meninjau dan menantikan apa yang akan difirmankan-Nya kepadaku, dan apa yang akan dijawab-Nya atas pengaduanku.”
Habakuk 2 : 1
Doa adalah menara tempat kita berjaga, dengan doa kita akan mengetahui apa yang akan terjadi atas ‘kota’ yang kita jaga.
Mengapa kita menjadi pengintai?
1. Allah begitu mengasihi dunia (Yohanes 3 : 16)
2. Sama seperti Yesus datang dengan belas kasihan untuk memanggil orang berdosa (Matius 9 : 13)
3. Setiap kita yang telah menerima keselamatan daripadaNya, dipanggil untuk menyampaikan keselamatan bagi orang – orang yang terhilang (Yesaya 61 : 1-3)
Memiliki beban pada jiwa – jiwa adalah impact dari kasih kepada Bapa
Matius 22 : 36 – 40
Kasih kepada Allah akan membuatmu mengasihi jiwa – jiwa. Sebaliknya, tidak ada kasih / beban untuk jiwa – jiwa = tidak mengasihi Allah.
Memiliki beban pada jiwa – jiwa adalah bukti tidak ada roh jahat dalam hidup kita.
“For wherever there is jealousy (envy) and contention (rivalry and selfish ambition), there will also be confusion (unrest, disharmony, rebellion) and all sorts of evil and vile practices.” – Amplified
Yakobus 3 : 16
dimana ada mementingkan diri sendiri, disitu ada ketidaktenraman(unrest), ketidakharmonisan(disharmony) dan pemberontakkan(rebelion). ketika ada kasih untuk jiwa – jiwa (orang lain) kita tidak mementingkan diri sendiri.
Memiliki beban pada jiwa – jiwa adalah bukti kedewasaan rohani
* untuk menjadi penjaga, seorang anak harus menjadi dewasa terlebih dahulu
* bayi/anak : berpusat pada diri sendiri / egois
* dewasa : mampu memberi diri bagi orang lain, memulihkan orang lain, memuridkan, mengajar, dll
Saat kita memutuskan untuk berubah menjadi dewasa, akan ada hal – hal yang diubah/dipotong. Adalah pilihan kita untuk mengijinkan perubahan/pemotongan itu terjadi. (menjadi dewasa adalah pilihan)
Sekarang apa yang harus kita lakukan?
1. berdoa : doa pribadi, doa jumat, doa pagi
2. kunjungan
3. mengajak ke persekutuan
4. menyampaikan injil Kerajaan Allah.
Ketika mengasihi dala harga yang harus dibayar
1. kerelaan hati untuk memberi waktu
2. kerelaan hati untuk memberi tenaga
3. kerelaan hati untuk memberi uang
- Published in Catatan Khotbah
Pujian dan Penyembahan
J4u, Sabtu 12 Mei 2012
Pembicara : Ci Yuliawaty
Praise and Worship (PW) tidak berhubungan/tergantung dengan DENOMINASI maupun aliran gereja, namun tentang KEBENARAN FIRMAN TUHAN dan mengalaminya. So, Let’s back to the Bible! Buang semua pola pikir yang mengkotak-kotakkan Tuhan.Jangan “terjebak” pada style/pembawaan manusia sehingga tidak mau berubah dan akibatnya tidak bertumbuh.
PW bukan berarti lagu cepat dan lagu lambat. PW bukanlah konser ! Fokus pada PW adalah Tuhan, bukan performansi, kemeriahan acara, maupun musik yang hebat, apalagi hiburan (entertainment) bagi jemaat!
PRAISE
Pujian (Praise) : (1)expression of commendation, admiration, (2) the extolling or exaltation of a deity, ruler, or hero, (3) Christian definition : joyful thanking and adoring of God, the celebration of His goodness and grace. (4) ekspresi manusia berupa ungkapan hati kepada Allah sebagai respon terhadap perbuatan-Nya dan atas pribadi Allah sendiri.
Pujian sejati lahir dari hati dan “mengalir” dari hati kita ketika kita melihat keindahan Tuhan dan mengalami perbuatan Tuhan (Mazmur 30:1-3)
Hati yang memuji lahir dari hati yang percaya kepada Tuhan dan mengucap syukur. Memuji Tuhan tidak ditentukan oleh keadaan maupun situasi hati kita. Memuji Tuhan dan bersukacita dalam Tuhan adalah KEPUTUSAN. PUJILAH TUHAN, HAI JIWAKU!
WORSHIP
Penyembahan (worship) : (1)the reverent love and devotion accorded a deity, an idol, or an sacred object, (2) to honor and love as a deity, (3) regard with ardent/adoringesteem/devotion, (4) to love and admire very eagerly, (5) bukan hanya sekedar “aktivitas rohani” maupun “pelayanan”, tapi merupakan sikap hati yang mengasihi Tuhan dan pengabdian hidup
Unsur-unsur dalam penyembahan :
- Kasih ;intimacy (Lukas 7:38, Mazmur 42:7-8)
- Pemujaan; adoration (Mazmur 29:1-2)
- Pengabdian hidup; devotion (Roma 12:1-2, Yoh 4:24)
- Korban; sacrifice (Kej 22:5)
- Menanggalkan segala kehormatan dan kebanggaan (Wahyu 4:9-11, Fill 3:7-12)
Mengapa memuji dan menyembah Tuhan?
- Dia layak dipuji dan disembah (Wahyu 4 :11)
- Kita diciptakan untuk memuji dan menyembah Tuhan (Yes 43:7,21)
Ekspresi pujian dan penyembahan
- Menyanyi (Mazmur 69:31) Aku akan memuji-muji nama Allah dengan nyanyian, mengagungkan Dia dengan nyanyian syukur;
- Mengangkat tangan (Mazmur 63:5) Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu.
- Menari (Mazmur 149:3) Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tari-tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi!
- Memainkan alat musik (Mazmur 149:3) Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tari-tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi!
- Bersorak (Mazmur 32:11) Bersukacitalah dalam TUHAN dan bersorak-soraklah, hai orang-orang benar; bersorak-sorailah, hai orang-orang jujur! [Video]http://www.youtube.com/watch?v=pz4s5RtiYhI
- Menyanyi dalam bahasa roh (I Kor 14:15)
- Bersujud (Mazmur 95:6) Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.
- Bertepuk tangan (Mazmur 47:2) Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai!
- Berdiam diri (Mazmur 46:11) Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!”
- Menangis (Lukas 7:38) Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.
Kuasa dalam Pujian dan Penyembahan
- Membangkitkan iman (Mazmur 44:7-9)
- Mengalahkan musuh, menghancurkan intimidasi dan pekerjaan iblis (II Taw 20)
- Memberikan kelegaan dan kenyamanan, tidak tergantung mood! (I Sam 16:18,23)
- Kemenangan dalam menghadapi masalah yang besar, meruntuhkan benteng-benteng (Yos 6)
- Mengundang hadirat Tuhan (II Taw 5:11-14)
- Menggemburkan hati kita (contoh Saul vs Daud)
Let’s come back to the heart of worship!
- Published in Catatan Khotbah

