Doa dan Puasa Mengubah Masa Depan
J4u Sabtu, 5 Mei 2012
Pembicara : Ka Eric
Puasa merupakan senjata yang luar biasa. Puasa mengubahkan, karena Tuhan bekerja.
Musa mengadakan puasa untuk bertemu Tuhan, menghadap Tuhan, mencari Allahnya, merindukan Allahnya. Ia masuk dan naik ke gunung Tuhan dengan berpuasa, dan menanti-nantikan Tuhan.
Perintah Yesus :
– Matius 9 : 15 -> saatnya berpuasa
“jawab Yesus kepada mereka ; Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka ?tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari merekan dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.”
– 2 Tawarikh 7 : 14-15
“Dan umat-KU, yang atasnya nama-KU disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-KU, lalu berbalik dari jalan-jalanNYA yang jahat, maka AKU akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negri mereka. Sekarang mata-KU terbuka dan telinga-KU menaruh perhatian kepada doa dari tempat ini.”
Merendahkan diri -> Tuhan yang akan mengangkat
– Yoel 2 : 15
“tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus maklumkanlah perkumpulan raya.”
Tiuplah sangkala : peringatan , pengumuman kepada seluruh umat Allah.
Arti puasa (Derek Prince) :
Berpantang secara sukarela terhadap makanan demi mencapai tujuan rohani tertentu. Kadang-kadang tidak hanya berpantang terhadap makanan, tetapi juga terhadap minuman.
Mencapai tujuan rohani tertentu :
– Kadang—kadang ada suatu hal yang menghimpit kita, membuat kita kuatir, terdesak maka saatnya mulai berpuasa.
– Untuk mendapatkan jawaban
Ezra 8 : 21-23
Ezra malu untuk mencabut perkataan kesaksiannya pada Raja, maka ia memutuskan berpuasa merendahkan diri
2 Tawarikh 20 : 2-4
Raja Yosafat : takut, ada yang menghimpit dirinya, terdapat masalah yang begitu besar di pandangannya, lalu mengambil keputusan berpuasa untuk meminta pertolongan yang ajaib.
-Mulai merendahkan diri dan bertobat dari jalan yang jahat, mulai melakukan yang benar sesuai dengan FIRMAN TUHAN.
zaman dahulu bangsa Iisrael berpuasa tapi tidak merendahkan diri, tidak mau berubah, hanya berpuasa dan meratap saja, yang dilakukan nya RITUAL. (tidak pernah koreksi diri)
contoh : Niniwe, bangsa Asyur – bangsa yang tidak pernah mengenal Allah. Tetapi ketika diperingatkan mereka merendahkan diri dan berpuasa, bahkan seluruh hewan ternaknya.
kesimpulan PUASA : merendahkan diri dan mencari wajah TUHAN.
karena itu saat berpuasa, seseorang memperbanyak penyembahan dan membaca Firman, mendengar suara Tuhan, mendapat wahyu. Saat berpuasa kita mulai mengintropeksi diri kita, perbandingannya : Firman Tuhan.
kunci utama untuk berhasil dalam kehidupan : DOA dan PUASA !!!!!
DOA dan PUASA itu disamakan oleh TUHAN, artinya kewajiban yang satu tidak boleh ditinggalkan dengan yang lain. Doa dan puasa itu identik dan dilakukan bersama-sama.Matius 6 -> hal berdoa, hal berpuasa.
Sudah saatnya anak TUHAN melakukan cara yang berbeda, untuk mendapat hal yang berbeda dan luar biasa yang dari Tuhan. Juga untuk mengalami pertumbuhan rohani yang lebih dahsyat lagi.
Caranya : berpuasa.
Manfaat berpuasa :
1. Bagi diri sendiri (Yesaya 58: 8-12)
mengalami pemulihan, kesembuhan kelepasan akan ikatan dosa -> terangmu akan terbit dalam gelap, kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari
akan dibaharui kekuatan; yang tidak bergairah atau lemah lesu , akan seperti taman yang diari aliran kehidupan dan tidak akan pernah kecewa, karean terdapat sumber mata air di hatimu -> YESUS sendiri.
engkau akan membangun reruntuhan yang berabad-abad. Hidup yang sudah hancur akan mulai berubah, dasar-dasar yang hancur akan berubah, akan terjadi pengharapan yang baru.
2. Mengalami jawaban
– Menguji jawaban yang kita dapatkan dari Tuhan
– Mendapatkan jawaban yang telah TUHAN berikan pada kita untuk digenapi
Tokoh DANIEL ; Daniel mengetahui pada zaman Koresh , bahwa waktunya akan tiba bagi bangsa ISRAEL untuk pulang kembali ke asalnya setelah mengalami pembuangan 70 tahun di negri BABEL ,
DANIEL mengetahui waktu untuk pulang, Karena dia membaca kitab-kitab nubuatan yang telah disampaikan para nabi dan DIA bukan hanya diam tapi DIA berdoa dan berpuasa untuk penggenapan rencana TUHAN itu, sehingga jalan untuk bangsa israel pulang yang dipimpin oleh Ezra dan Nehemia lancar
Yang DANIEL lakukan -> Daniel 9 : 1-3
3. Mengalami kuasa Yesus -> penuh dengan Roh Allah
mengalami kelemahan dilenyapkan, mengalami kebebasan dan kemerdekaan,
melakukan kesembuhan
Rasul-rasul di perjanjian baru mengkhusukan dirinya dalam doa dan puasa , sehingga mereka mengalami kuasa TUHAN.
4. Perubahan akan negrinya (kebebasan dan kesalamatan bagi negri INDONESIA)
contoh :
-tiga hari puasa yang diumumkan Abraham Lincoln.
Selama pemerintahan nya hari nasional diadakan untuk merendahkan diri, berpuasa dan berdoa karena ada perang saudara.
Pengumuman pertama dan ketiga atas permintaan Lembaga perwakilan RAKYAT
Pengumuman kedua dia sendiri yang membuatnya dan dikenal sebagai Presiden yang paling bijaksana dan paling cerdas pemikirannya.
“Maka saya Abraham Lincoln menetapkan hari Kamis terakhir bulan September sebagai hari untuk merendahkan diri, Berdoa dan Berpuasa bagu seluruh rakyat dan bangsa ini. “ (kutipan pengumuman kedua)
Sampai presiden kedua dan ketiga presiden Amerika meraka masih memaklumkan puasa : Presiden Adam, Presiden George Washington, karena itu negara ini masih mempunyai power.
-Para kaum “Pilgrim” pendiri bangsa Amerika juga para orang yang yang keluar dari Inggris , yang memisahkan sendiri sebelum memulai perjalan mereka berdoa dan berpuasa dan mendapat jawaban dari TUHAN untuk mulai pergi ke benua AMERIKA.
Pada saat mereka di Amerika, pada waktu bercocoktanam, ternyata ladang jagung mereka tanahnya keras dan tidak turun hujan.
Melihat hal itu merela menetapkan suatu hari guna merendahkan diri, dan sore harinya hujan pun turun.
-Derek Prince (kutipan)
Kenya menjelang proklamasi kemerdekaan 1961
Mereka semua mulai berdoa dalam suatu ibadah dan berdoa untuk Kenya, dan Wilson mendapat penglihatan bahwa kuda merah yang ingin menyerang Kenya mulai menyingkir dan berbelok pergi ke utara. Januari 1964, bangkit pemberontakan berdarah dan berniat untuk menggulingkan pemerintah Kenya yang baru terpilih, tapi pada saat kritis itu presiden Kenya Jomo Kenyatta bertindak bijaksana dan tegas dibantu pemerintah Inggris , mereka berhasil menghentikan pemberontakan. Dan pemberontak itu berbelok ke pinggir pantai utara Kenya yaitu Somalia.
– Yunus
NINIWE; raja dan seluruh penduduk merendahkan diri dan berpuasa , bangsa yang tidak pernah mengenal ALLAH. Hanya satu kali diperingati nabi YUNUS mereka bertobat. Dan menyesallah TUHAN , sehingga bangsa itu selamat.
Bukan saatnya anak TUHAN hanya mencaci negri ini , tapi saatnya mulai berpuasa dan meminta ampun pada TUHAN akan negri ini , sehingga pemulihan terjadi di negri ini
Waktunya untuk anak TUHAN mengambil persenjatan yang telah TUHAN berikan dan mulai berdoa bagi negri ini, perubahan untuk INDONESIA!
Cara berpuasa :
-3 hari 3 malam tanpa makan dan minum (puasa ester)
-Sehari penuh ; puasa Yahudi dari jam 6 sore sampai jam 6 pagi
-Puasa 18 jam; makan siang terakhir kemudian berhenti makan sampai besok pagi (breakfast), buka jam 6 pagi
Puasa selanjutnya buka pagi, makan siang dan malam tidak makan
Berbuka puasa : punya iman yang positif bahwa ALLAH akan memberi upah (Ibrani 11:6)
- Published in Catatan Khotbah
Pemuridan (Discipleship)
28 April 2012
Pembicara : Bang Yorga
Pemuridan masih dan kembali menjadi seni yang terhilang di masa kini. Istilah pemuridan menjadi bias dengan komsel, parachurch, bahkan persekutuan. Dalam pemuridan yang sejati seharusnya dilakukan pengajaran “man to man” artinya setiap pribadi mendapatkan paket yang spesial bukan produk massal seperti di pabrik. Sebagai tambahan, dalam pemuridan setiap murid harus dipastikan juga menjadi pelaku Firman yang dibagikan. Koreksi (check and recheck) merupakan hal yang lumrah dalam pemuridan, seumpama sahabat datang dengan telunjuk bukannya menikam dari belakang.
Pemuridan juga dilandaskan atas keterbukaan sehingga baik pemurid maupun yang dimuridkan berbagi hidup dalam wadah pemuridan itu. Sangat mengherankan apabila setelah berjalan sekian waktu, pemurid menjadi orang terakhir untuk mengetahui apa yang terjadi dengan yang dimuridkannya. Selain itu, karena adanya hubungan yang erat sehingga pemuridan dengan jumlah murid yang banyak menjadikan pemuridan tidak efektif bahkan bukan lagi pemuridan. Namun perlu diingat, bahwa pembimbing tidak pernah mengambil posisi orang tua (kecuali orang tua sendiri yang memuridkan), karena orang tua adalah wakil bagi anak yang ditetapkan oleh Allah.
Pertumbuhan
Kedewasaan rohani seseorang tidaklah sama dengan kedewasaan jasmaninya. Seorang dewasa yang baru bertobat tetaplah mengalami masa bayi rohani lebih dulu.
Cara untuk mengetahui kedewasaan rohani seseorang pun bukan dari berapa lama ia sudah lahir baru, maupun banyaknya pelayanan “gerejawi” yang dilakukannya, namun dari buahnya. Buah-buah ini dapat dilihat dari karakternya yaitu bagaimana ia meresponi masalah. Sadrakh, Mesakh, dan Abednego menunjukkan kedewasaan rohaninya ketika mereka merespon tantangan raja Babel dengan tetap berpegang pada Tuhan. Firman Tuhan menjelaskan lebih gamblang dalam Galatia 5 mengenai buah-buah Roh.
Jika sudah memuridkan, kenalilah mereka yang dimuridkan. Di tahap mana ia berada sekarang dan sesuaikan cara mendidik dengan tahap pertumbuhannya.
Metamorfosis
Tidak ada orang yang memiliki hobi koleksi ulat (kecuali peneliti tentang ulat), namun banyak orang yang hobinya mengoleksi kupu-kupu. Tidak heran, mengingat paduan warna sayap kupu-kupu memang sangat indah. Bahkan banyak ahli desain merujuk kombinasi warna kupu-kupu dalam karyanya karena keindahannya terjamin. Hal serupa kita temukan pada murid. Fase “ulat” memang tidak menarik namun setelah keluar dari proses dalam “kepompong”, dia bertransformasi menjadi “kupu-kupu” yang indah.
Terkadang kita tidak sabar dan kasihan melihat bakal kupu-kupu menggeliat kesulitan keluar dari kepompongnya, tak sabar bertualang di langit yang membentang. Namun, jika kupu-kupu itu dibantu keluar dengan dirobek kepompongnya maka ia akan menjadi cacat dan gagal terbang. Bertahanlah hingga kita menjadi kupu-kupu yang indah keluar dari kepompong pemuridan, jangan mengambil jalur instan. Untuk pemurid, arahkan murid untuk mengandalkan Tuhan, namun doakan dan jagai dia.
Genggamlah balok es selama sekian waktu, semakin lama akan terasa semakin menyakitkan bukan? Kita seperti es tersebut yang seringkali menyakiti tangan Tuhan, namun Dia takkan pernah melepaskan genggaman-Nya pada kita kecuali kita yang melepaskan diri dari pada-Nya. Bertahanlah dalam pemuridan. Bertahanlah dalam penyembahan kepada-Nya, maka Ia akan menyingkapkan hal-hal yang ajaib dan besar.
Bang Yorga pun pernah hampir memutuskan untuk undur dari pemuridan saat difitnah oleh sesama pengerja. Namun, sesaat sebelumnya seorang murid lewat dan bersaksi tentang hidupnya yang diberkati melalui pelayanan Bang Yorga. Urunglah niatnya untuk undur. Bertahanlah, karena kau tidak tahu berapa ratus orang yang telah diberkati melalui hidupmu dan apa dampaknya bagi mereka jika kau undur. Belum termasuk orang-orang yang akan diberkati melalui hidupmu.
Ciri-ciri dan syarat menjadi murid Kristus
- Percaya kepada Tuhan Yesus (harus lahir baru!) (Yoh 2:11)
- Diajar (Mat 28:18-20; Yoh 7:16-17)
- Saling mengasihi (Yohanes 13:35)
- EXERCISE (Yesaya 50:4)Jangan pernah takut untuk melakukan kebenaran Firman, bahkan jika salah mendengar. Mengembangkan kapasitas dan tinggal dalam Firman (Yoh 8:31)
- Pikul Salib (Luk 14:26-27)Cara untuk memikul salib : 1. mengarahkan diri ke visi dengan melakukan apa yang Tuhan katakan.2. melakukan kebenaran yang telah diterima.
[Berikut ini adalah hal yang penting mengenai pemuridan dan baru Bang Yorga ajarkan di sesi ini. Baca/ingat/catat baik-baik!]
Pemuridan terjadi bukan semata-mata karena seseorang ingin dimuridkan dan pembimbingnya mau memuridkan, namun ada inisiatif yang berasal dari Tuhan. Oleh karena itu, dalam pemuridan akan terjadi ikatan kuat antara pemurid dan murid. Pada saat murid undur bukan karena perkenanan Tuhan, maka akan terjadi luka di kedua belah pihak. Hal yang berbahaya adalah ketika dalam kondisi terluka itu, anak itu dimuridkan oleh pemurid lain, maka :
- tidak dapat bertumbuh lagi, kecuali dia kembali pada pembimbingnya itu untuk diutus sehingga sumbat pertumbuhannya lepas. Seorang pemurid yang peka seharusnya menyadari hal ini jika terjadi pada yang dimuridkannya. Bang Yorga telah mengalami kejadian ini beberapa kali.
- kehilangan ekosistem yang menyebabkan seseorang yang telah mengetahui visinya menjadi tidak dapat mempunyai kemampuan untuk menggenapinya, ibarat rajawali yang dipatahkan sayapnya dan terseok-seok menyeret sayapnya.
- keluar dari tudung perlindungan Ilahi yang ada dalam hirarki pemuridan. Tudung Ilahi ini berasal dari Allah dan bukan pemurid, yang didapat melalui penundukan diri untuk dimuridkan. Jonathan David mengungkapkan bahwa sekiranya tudung Ilahi ini dilepas, maka seisi kerajaan maut akan seketika itu juga menyerang orang yang undur itu dan ia tidak akan tega melihatnya.
Bertahanlah dalam pemuridan, seperti Tetuka (Gatotkaca) yang diceburkan ke dalam kawah Candradimuka dan keluar sebagai laki-laki dewasa yang perkasa (kisah pewayangan Jawa –red).
- Published in Catatan Khotbah
Kesembuhan Ilahi
14 April 2012
Oleh Ko Ade Nugroho
Pada dasarnya kita memiliki kesehatan Ilahi karena janji TUHAN dalam 1Ptr2:24 “..Oleh bilur-bilur-Nya kamu TELAH sembuh.” dan fakta dalam Yes 53:4 “Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.”
Selain itu TUHAN juga menciptakan manusia dengan sempurna. Kita bisa lihat TUHAN memberi Adam (yang artinya manusia) kuasa untuk mengelola dan menaklukan taman (bahkan kota) Eden. Jadi kita (manusia) adalah manusia sempurna dan memiliki bagian kesehatan Ilahi itu.
Tapi karena ada benih dosa, manusia jadi tidak sempurna sehingga ada kematian, terpisahnya manusia dari Pemberi Kehidupan, yang menyebabkan mati fisik dan atau rohani, dikutuk, kerasukan, galau, dan sakit-penyakit. Selain karena dosa, sakit-penyakit juga terjadi karena iblis (Mrk9:17,25) dan agar pekerjaan Allah harus dinyatakan (Yoh9:3) atau agar Anak Allah harus dimuliakan (Yoh11:4)
Sebenarnya BAPA ingin anak-anakNya tidak memiliki sakit-penyakit. Kita bisa lihat janjinya dalam Kel15:26 “Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit manapun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau.” juga Yesus, cerminan BAPA, yang telah menyembuhkan banyak orang (Mat4:24)
I am the God that Healeth thee
I am the Lord Your healer
I sent My word And I healed your disease
I am the Lord Your healer
You are the God that Healeth me
You are the Lord My healer
You sent Your word And You healed my disease
You are the Lord My healer
Sakit-penyakit bagian iblis. KESEHATAN BAGIAN SAYA!
Kita adalah ciptaan baru, yang lama SUDAH berlalu!
Supaya menerima kesembuhan Ilahi, kita perlu:
1 Saling mengaku dosa dan saling mendoakan (Yak5:14-16). Seperti Ko Ade dan Ko Budi yang saling mengaku dan mendoakan kalau ada dalam masalah atau hampir berbuat dosa. Mereka saling menguatkan untuk memutuskan tidak-melakukan-dosa.
Kita perlu mengaku dosa pada orang yang di atas atau setara kita. Jangan pada orang yang di bawah kita. Kalau orang yang punya ‘sampah’ curhat sesamanya yang punya ‘sampah’, maka akan menjadi? tumpukan sampah. Mudahnya: “Sampah ketemu sampah jadinya tumpukan sampah.” Jadi kalau ada masalah hubungi pembimbingmu dan atau rekan PAmu. Terbukalah. Kalau sedang lemah, jangan sok kuat. Pembimbing ada untuk memberi pertolongan.
Minyak HANYA lambang kuasa Roh Kudus, bukan klenik, jadi tiada minyak pun tetap dapat sembuh.
2 Mendengar suara TUHAN dan TAAT (lihat Kel 15:26 di atas). Kedua hal ini adalah satu kesatuan. Kalau jago dengar tapi ga taat itu B.O.H.O.N.G.
3 Miliki iman Yesus-telah-menyembuhkan (Mat13:58). Bila tiada iman, maka tiada mukjizat.
Bisa saja disembuhkan lewat dukun, tapi ada tuntutan darah/jiwa bro! karena Ketika disembuhkan terjadi ikatan atau menyatu dengan iblis dan iblis punya hak atas hidupmu.Jangan main-main dengan api! Tentu berbeda bila Yesus yang menyembuhkan (Yoh10:10) “Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.”
Hati-hati dengan nabi palsu, yang tak-percaya-Kristus (2Yoh1:7) dan tidak-memuliakan-Kristus (1Yoh4:2-3), yang menubuatkan hal baik untukmu. Cek dulu latar belakang orang itu.
Dalam Mrk16:15-18 ada pelayanan kesembuhan Ilahi yang ditujukan, bukan hanya untuk rasul Paulus atau Petrus, tapi juga untuk kita yang-memutuskan-menjadi-murid dan saksi Kristus. Melalui pelayanan ini TUHAN mau kita meneruskan Mandat Agung, yang bukanlah pilihan, namun PERINTAH! Kita yang-memutuskan-menjadi-murid diberi kuasa untuk melenyapkan sakit-penyakit (Mat10:1) dan kepada anak-anak Allah, setiap orang yang-percaya-Yesus.
Mendoakan atau mengusir sakit-penyakit adalah bagian kita. Sembuh atau tidak adalah urusan Roh Kudus.
Murid-murid harus punya:
1 Belas Kasihan, seperti Yesus kepada Lasarus dan wanita yang sakit pendarahan, yang timbul dari hubungan pribadi dengan TUHAN.
2 Iman. Bila ada sakit-penyakit, maka murid harus Miliki iman “Yesus telah menyembuhkan”. Jangan mendoakan dengan datar, tapi kutuki sakit-penyakit dengan agresif seperti murid Yesus dan Yesus sendiri.
3 Kerendahan Hati yang mengembalikan kemuliaan kepada BAPA, bukan kepada diri sendiri.
- Published in Catatan Khotbah
Kebenaran Tentang Paskah
Persekutuan J4u, Sabtu 7 April 2012
Pembicara : Ka Laura
Yesus telah mengorbankan diri-Nya untuk kita. Dua hal yang harus kita pegang :
1. Kehidupan
Mazmur 16 : 11 =
“Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah,
di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.”
Tidak ada jalan lain untuk memperoleh kehidupan kecuali Yesus.
Seseorang dikatakan hidup bukan hanya karena ia bernafas, bekerja, beraktivitas, bergerak, dll.
Tapi hidup adalah saat seseorang mengetahui tujuan untuk apa ia diciptakan dan mau
menggapainya.
Ciri seorang yang memiliki kehidupan :
– Bertanggung jawab atas hidupnya
– Rajin
Saat kita menerima Sang Empunya Hidup (lahir baru), makan kehidupan itu diberikan kepada kita.
Matius 7 : 14 =
“karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang
mendapatinya.”
Pastikan kita adalah orang-orang yang terpilih.
Untuk orang-orang yang memiliki kehidupan -> Ayub 11 : 13-19
Orang yang memiliki kehidupan akan memiliki tujuan yang pasti, tidak gamang, tidak plin-plan.
Sekotor atau sehina apa pun kita, Tuhan masih mau menebus kita karena kita bernilai di mata-Nya.
2. Kemerdekaan (Yohanes 8 : 30 – 36; Roma 6 : 10-11)
– Sumber kehidupan (Yesus) ada didalam kita, dan tidak terbendung.
– Mintalah sesuatu yang besar pada Tuhan. (bangsa-bangsa bagimu!)
– Tuhan yang didalam kita lebih powerful dari mereka yang hanya memiliki (sekedar) knowledge.
– Maksimalkan mimpi
- Published in Catatan Khotbah
Setia Dalam Perkara Kecil
31 Maret 2012
Pembicara : Ka Yorga
[Bacaan Alkitab]
Yesaya 41:1-7
Dengarkanlah Aku dengan berdiam diri, hai pulau-pulau; hendaklah bangsa-bangsa mendapat kekuatan baru! Biarlah mereka datang mendekat, kemudian berbicara; baiklah kita tampil bersama-sama untuk beperkara! Siapakah yang menggerakkan dia dari timur, menggerakkan dia yang mendapat kemenangan di setiap langkahnya, yang menaklukkan bangsa-bangsa ke depannya dan menurunkan raja-raja? Pedangnya membuat mereka seperti debu dan panahnya membuat mereka seperti jerami yang tertiup. Ia mengejar mereka dan dengan selamat ia melalui jalan yang belum pernah diinjak kakinya.Siapakah yang melakukan dan mengerjakan semuanya itu? Dia yang dari dahulu memanggil bangkit keturunan-keturunan, Aku, TUHAN, yang terdahulu, dan bagi mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga.Pulau-pulau telah melihatnya dan menjadi takut, ujung-ujung bumi pun menjadi gemetar; mereka datang dan makin mendekat.Yang seorang menolong yang lain dan berkata kepada temannya: “Kuatkanlah hatimu!”Tukang besi menguatkan hati tukang emas, dan orang yang memipihkan logam dengan martil menguatkan hati orang yang menempa di atas landasan; ia berkata tentang patrian: “Itu baik,” lalu menguatkannya dengan paku-paku, sehingga tidak goyang.
Tuhan mau membawa kita untuk melakukan perkara-perkara besar dan ajaib. Pekerjaan yang menembus batas-batas kemanusiawian kita. Suatu terobosan (breakthrough)! Sesuatu yang melampaui apa yang sanggup kita bayangkan, pikirkan, bahkan doakan.
Dengan melakukan apa yang kita sanggup lakukan saja, kita dan orang-orang di sekitar kita akan terkagum-kagum dengan hasilnya. Misalnya saja membersihkan rumah, kita akan terkagum-kagum melihat perbedaan sebelum dan sesudahnya. Apalagi kalau kita terbiasa untuk melakukan dan mengalami hal yang luar biasa, bukannya membiasakan diri dengan hal yang biasa-biasa.
Mulailah berdoa untuk hal-hal yang luar biasa. Apabila untuk mendoakan sesuatu yang luar biasa saja tidak berani apalagi untuk melakukannya. Berdoalah dan mulai eksekusi. Bukankah tidak ada yang mustahil bagi Tuhan dan orang percaya? Begitu kita taat maka mujizat pasti terjadi, mari angkat iman kita!
Banyak janji-janji Firman Tuhan yang menunggu kau genapi. Tidak peduli kondisimu apa, kalau Tuhan sudah mengatakan pasti terjadi. Kita tentu tidak mau sekedar mencicipi makanan kesukaan kita bukan? Nah seperti itu, jangan kagok dalam Tuhan!
[Bacaan Alkitab]
Yohanes 14:14 Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.
Yohanes 15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa
saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
Tuhan pasti menjawab doa orang-orang yang meminta kepada-Nya. Bagian orang-orang yang berdoa adalah harus siap diubahkan sesuai doanya. Namun tidak semua siap dengan cara Tuhan menjawab doa kita. Terkadang kita berat untuk melepaskan hal-hal sederhana yang Tuhan minta bukan? Misalnya untuk meninggalkan nonton bola, game, dsb.
Sangat mungkin, pada saat yang tidak kita duga Tuhan kasih kesempatan untuk kita. Mari bayangkan, dapatkah kita setia ketika Tuhan mempercayai kita untuk mengelola uang negara? Artinya kita siap untuk tidak menyentuh sedikit pun uang itu. Kita bahkan mengharamkan diri untuk menyentuh uang yang Tuhan percayakan itu.
Karenanya, bertekunlah! Tidak ada yang kebetulan bagi kita yang dalam Tuhan. Bahkan tidak sehelai pun rambut kita jatuh tanpa sepengetahuan Tuhan. Jangan menyerah, kuatkanlah hatimu!
- Published in Catatan Khotbah
4 Pilar Iman
J4u, 24 Maret 2012
Pembicara : Ka Erik
Setiap anak harus menyamakan dirinya dengan Bapa.
Poinnya:
Siapa yang ada dihatimu? jika dihatimu ada Tuhan, maka samakan dirimu dengan Tuhan lewat FirmanNya.
Sebuah ilustrasi:
Setiap mobil memiliki empat buah roda, maka pasti lebih seimbang dibanding sepeda yang hanya memiliki dua roda. Jika mobil itu diibaratkan sebagai diri kita, maka kitalah mesinnya. Mau sekuat atau
secepat apakah kita berjalan, itu tergantung respon kita.
Pahlawan iman : Daniel
Daniel bertahan selama 3 tahun dalam pembuangan di Babel dan tidak meninggalkan Tuhan. Daniel
menguduskan dirinya dengan tidak menyantap makanan raja dan minuman yang memabukkan. (Daniel1)
Sejarah hidup Daniel
Daniel 2
Daniel tidak egois dan tidak sombong. ia memberitahukan masalah mimpi raja kepada ketiga
temannya dan mereka berdoa memohon kasih sayang kepada Tuhan mengenai rahasia mimpi itu.
Daniel 3 – Pengujian dengan api
Daniel, Hananya, Misaya, dan Azarya tidak meninggalkan Tuhan ketika mereka disuruh menyembah
patung yang dibuat oleh raja Nebukadnezar. Mereka tetap memuji dan menyembah Tuhan, dan apa
yang mereka lakukan tidak menjadi sia – sia, Tuhan menyertai mereka.
Daniel 4
Promosi dari Tuhan datang ketika raja Nebukadnezar bermimpi. Proses bisa terjadi pada setiap orang,
namun respon yang menentukan hasil akhirnnya.
Daniel 5
Raja Belsyazar melakukan kesalahan dengan memakai perkakas rumah Tuhan untuk minum anggur
sehingga Tuhan memberikan penglihatan kepadanya berupa sepotong tangan menulis di dinding.
Daniel memiliki integritas untuk menyatakan apa yang salah, ia tidak takut untuk dihukum oleh raja
karena perkataannya.
Daniel 6
Doa – doa yang dilakukan Daniel membuatnya memiliki respon yang baik. ketika perintah untuk hanya
menyembah raja dikeluarkan, Daniel tetap beribadah kepada Tuhan, sehingga ia dimasukan ke dalam
gua singa. Tuhan melembutkan hati raja Darius untuk mengasihi Daniel, ia bahkan tidak tidur karena
mencemaskan Daniel.
Daniel 9
Daniel membaca Firman Tuhan dan merenungkannya. Ketika ada dasar yang dari Tuhan (Firman)
maka kita akan siap dan tau kemana arahnya.
Daniel 10
Ada berkat khusus bagi Daniel, yaitu ia mengetahui akhir zaman, karena ia mengkhususkan dirinya
bagi Tuhan.
Daniel 12
Apa yang terjadi pada Daniel akan terjadi juga kepada kita (orang – orang kudus), poinnya hanya
akan diambil atau tidak. respon menentukan diri kita kedepan.
4 Pilar iman yang dimiliki Daniel:
1. Bersekutu (Daniel 2)
2. Bersaksi (Daniel 5)
3. Berdoa (Daniel 6)
4. Baca Firman (Daniel 9)
- Published in Catatan Khotbah
Berkat – berkat Tuhan
17 Maret 2012
Oleh Ka Merlin Titahena
Berkat adalah karunia dan atau perbuatan Tuhan yang membawa kebaikan bagi setiap orang.
Berkat datangnya HANYA dari TUHAN dan melakat dengan TUHAN. Berkat lain yang serupa namun palsu adalah dari iblis pembawa kutuk bagi hidup manusia, misalnya kecantikan dengan susuk, kekayaan lewat dukun, dll.
JENIS-JENIS BERKAT:
1. Berkat umum, bagi semua orang dan tanpa syarat.
Matius 5:45
“Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.”
Jika kau orang-orang khusus… Jangan puas dengan matahari yang muncul tiap pagi dan hujan yang turun membasahi bumi, karena itu bagi orang kebanyakan.
2. Berkat khusus, ada syarat bagi orang-orang khusus yang membuat ikat janji (covenant) dengan Tuhan. Covenant ini terjadi ketika kita menerima Yesus.
Ulangan 28:1-2 “Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, danmelakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini,maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu.”
3. Berkat jasmani, berkat mengenai hal-hal penghidupan. Ini bukan berkat yang terutama karena semua ini dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. (Mat6:31-33)
4. Berkat rohani, adalah berkat terutama (keselamatan, penebusan, pembenaran, kemerdekaan, pengenalan akan Tuhan di dalam Kristus.) Efesus 1:3-8
Pandangan yang SALAH terhadap TUHAN menyebabkan pandangan yang salah mengenai berkat. Ini karena berkat melekat dengan TUHAN. Pandangan yang salah ini adalah
1. Menggampangkan berkat TUHAN
Sikap malas, pasif, suka menunda, omong-doank, dkk berasal dari pola pikir:
“SAYA 10% + TUHAN 90% = 100% berkat”
Sesedikit mungkin usaha yang saya lakukan, sebesar-besarnya pertolongan Tuhan, hasilnya berkat melimpah.
Tidak bertanggung jawab pada hal-hal yang TUHAN percayakan juga termasuk menggampangkan berkat TUHAN. Misal: tidak mandi, sembarangan menyimpan uang, tidak memperhatikan saudara atau pasangan (bagi yang sudah berpasangan), dkk.
#Akibatnya:
Amsal 6:10-11
“Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring”—maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata.”
Pengkhotbah 10:18
Oleh karena kemalasan runtuhlah atap, dan oleh karena kelambanan tangan bocorlah rumah.
#Tips: Biasakan berkata PASTI pada rencana, bukan USAHAKAN. Kata ‘usahakan’ bermotif enggan dan hasilnya tidak dilakukan.
#Kebenarannya: TUHAN 100% pasti menolong, bagian kita 100% MELAKUKAN SEBAIK-BAIKNYA!
BERHENTILAH bertekun dalam kemalasanmu!!!
Generasi penerus bangsa, JANGAN kau perbanyak orang miskin di negeri ini dengan kemalasanmu!
2. Berprasangka buruk terhadap berkat TUHAN
Pola pikirnya “bad boy ditendang, good boy disayang.” Maka mengandalkan diri dengan mengusahakan yang sebaik-baiknya SUPAYA Tuhan memberkati.
Pengandalan diri ini seperti anak sulung. Dia hidup dalam kemewahan Bapa, tapi tidak PERNAH kenal Bapa, sehingga tidak sanggup melihat kasihNya.
#Akibat: kecewa dan atau terintimidasi.
#Kebenarannya: Kehadiran TUHANlah yang terpenting, maka dalam melakukan segala hal, serahkan kembali kepadaNya.
LANGSUNG SINGKIRKAN pikiran “Berkat yang saya dapat tidak sesuai dengan yang saya lakukan” dan mulai bertanya “Apa yang mau Tuhan ajarkan?”
3. Menganggap Tuhan sebagai Om Jin
Ketika keadaan hidup mulai mendesak, seperti mendesak ingin sesuatu, mendesak butuh pekerjaan, terdesak masalah, terdesak tiada kiriman uang, dkk kita baru berteriak “LOOORD I NEED YOU!” namun ketika hidup sudah lebih longgar atau menyenangkan, Tuhan dimasukan lagi ke lampu ajaib.
BAGAIMANA HIDUP DALAM BERKAT?
1. Hidup dalam Kristus = menerima berkat terutama yaitu KESELAMATAN
Kehadiran Tuhan dalam kita kunci berkat à
2 Sam 6:11-12
Tiga bulan lamanya tabut Tuhan itu tinggal di rumah Obed-Edom, orang Gat itu, dan TUHAN memberkati Obed-Edom dan seisi rumahnya. Diberitahukanlah kepada raja Daud, demikian: “TUHAN memberkati seisi rumah Obed-Edom dan segala yang ada padanya oleh karena tabut Allah itu.” Lalu Daud pergi mengangkut tabut Allah itu dari rumah Obed-Edom ke kota Daud dengan sukacita.
2. Melakukan FIRMAN TUHAN = hidup dalam kekudusan, ketaatan, kebenaran; dengar-dengaran sama Tuhan; hidup dipimpin Roh Tuhan
Ulangan 28:1-2 (lihat jenis berkat poin dua)
Amsal 3:33
“Kutuk TUHAN ada di dalam rumah orang fasik, tetapi tempat kediaman orang benar diberkati-Nya.”
3. Rajin
Pengkhotbah 9:10
“Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.”
Dobrak setiap benteng kemalasan, penundaan, kelemahan, dan alasan yang tidak sesuai kebenaran dan menghalangi engkau melihat berkat TUHAN, lalu raihlah berkat-berkat Tuhan!
4. Gaya hidup memberi
2 Kor 9:6 “Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.”
Galatia 6:7 “Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.”
Kis 20:35 “Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia [berkat] memberi dari pada menerima.”
Setiap kita dipanggil menjadi berkat bagi bangsa-bangsa.
Kejadian 12:2 “Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.”
1 Petrus 3:9 “dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat…”
5. Selalu mengucap syukur, bukan bersungut.
Pengucapan syukur adalah bentuk kesiapan kita untuk menerima berkat selanjutnya. HALLELUJAH!
Di pihak Tuhan tidak perlu diragukan lagi dalam hal memberkati kita
Pastikan kita memiliki gaya hidup yang membuat berkat itu turun atas kita
Carilah Tuhan bukan berkatnya, inginkanlah Tuhan melebihi berkatnya.
- Published in Catatan Khotbah
KEBENARAN tentang NATAL
Orang Kristen merayakan natal hanya karena TRADISI yang dilakukan dari tahun ke tahun,dari generasi ke generasi. Namun pertanyaannya, apakah tradisi natal adalah perintah TUHAN?
Kebenaran 1
Tuhan Yesus TIDAK lahir pada tgl 25 Desember (Luk 2:1-8) melainkan Dewa Matahari
Kebenaran 2
Tuhan TIDAK PERNAH memerintahkan kita untuk memperingati hari kelahiranNya. Peringatan hari kelahiran Yesus tidak pernah menjadi perintah Kristus untuk dilakukan. Cerita dari Perjanjian Baru tidak pernah menyebutkan adanya perayaan hari kelahiran Yesus dilakukan oleh gereja awal. Dalam abad abad pertama hidup kerohanian anggota anggota jemaat lebih DIARAHKAN KEPADA KEBANGKITAN YESUS. Natal tidak mendapat perhatian. (1 Kor 11:26, Fil 3:7-11, Gal 4:8-11)
Hati-hati! Api asing (Im 10:1-3) yang berdampak pada kematian rohani. Kita harus menyembah Tuhan dengan cara Tuhan, bukan kita.
Kebenaran 3
Natal adalah hari penyembahan berhala & bukan Hari Raya Kristen
# Perayaan natal berasal dari bangsa Roma. Tgl 17-24 Des adalah perayaan bagi Dewa Saturnalia (dewa pertanian). Perayaan besar diadakan dg pesta pora, tarian, berjudi, pesta seks, dan tukar-menukar hadiah.
# Tgl 25 Des merupakan perayaan kelahiran Dewa Matahari timbulnya kembali matahari setelah musim dingin, merupakan penutup dari perayaan Saturnalia, sekaligus menyambut datangnya musim semi. Agar orang-orang Romawi dapat menganut agama Kristen tanpa meninggalkan tradisi mereka sendiri, atas dorongan dari kaisar Kristen pertama Romawi, Konstantin I, Paus Julius I memutuskan pada tahun 350 bahwa kelahiran Yesus diperingati pada tanggal yang sama.
# POHON NATAL Nama “Nimrod” dalam bahasa Hebrew (Ibrani) berasal dari kata “Marad” yang artinya “dia membangkang atau murtad“. Dari catatan-catatan kuno, kita mengetahui perjalanan Nimrod ini, yang mengawali pemurtadan terhadap Tuhan dan menjadi biang manusia pembangkang di dunia sampai saat ini. Jumlah kejahatannya amat banyak, diantaranya, dia mengawini ibu kandungnya sendiri yang bernama Semiramis. Setelah Nimrod meninggal dunia, ibu yang merangkap sebagai istri tersebut menyebarkan ajaran bahwa Roh Nimrod tetap hidup selamanya, walaupun jasadnya telah mati. Dia membuktikan ajarannya dengan adanya pohon Evergreen yang tumbuh dari sebatang kayu yang mati, yang ditafsirkan oleh Semiramis sebagai bukti kehidupan baru bagi Nimrod yang sudah mati. Untuk mengenang hari kelahirannya, Nimrod selalu hadir di pohon evergreen ini dan meninggalkan bingkisan yang digantungkan di ranting-ranting pohon itu.
#Di Skandinavia, diadakan perayaan Yule (dewa kesuburan dan seks), selama 12 hari di bulan Desember, untuk merayakan titik balik musim dingin. Mereka membawa pohon (lambang kesuburan) ke dalam rumah untuk kemudian dibakar.
# Holly, Ivy, & Mistletoe yg saat ini sering dipakai sebagai dekorasi natal, juga merupakan bagian dari perayaan Yule – lambang dari kesuburan seks & dipakai dalam praktek sihir oleh suku Druid
# Santa Claus berasal dari God of Odin (Germany) – dewa hikmat, sihir, pengetahuan, puisi, & perang.
Kebenaran 4
Tuhan memerintahkan kita untuk tidak mengikuti tata cara/kebiasaan bangsa-bangsa kafir (pagan/penyembah berhala) (Ul 12:30-32, Zef 1:8 (NLT). “On that day of judgement,” says the Lord, “I will punish..all those following pagan customs.”, Roma 12:1-2)
Kebenaran 5
Banyak cerita Natal menyimpang dari kebenaran Firman Tuhan tertulis
Yesus tidak lahir di natal pertama, Yesus tidak lahir pada 25 Desember, tidak tertulis orang majus berjumlah 3 orangOrang majus tidak datang ke kandang domba, tp ke rumah, ketika Yesus berumur 2 tahun. Orang majus mencari Yesus bukan untuk memberi hadiah ulang tahun, tp untuk menyembah Raja Segala Raja (Mat 2:1-8)
Yesus bukan bayi lagi! Tp Dia adalah Yesus yg telah mati & telah bangkit, mengalahkan maut & segala kuasa musuh! Yesus Raja Segala Raja
The Bible says.. (Kol 2:6-8, Mark 7:6-9, Yoh 4:19-24)
- Published in Berita
Membangun Manusia Roh (Part 2)
Persekutuan J4u, Sabtu, 5 November 2011
Pembicara : Ka Yorga
SIKAP HATI
Kita perlu memiliki sikap hati yang benar. Apa saja yang perlu diperhatikan?
- Membuang sikap pasif (kepasifan berasal dari si jahat) dan menjadi agresif (kita yang datang menghampiri)
- Menumbuhkan sikap yang menyembah dan bersyukur (jika kita tidak dapat bersyukur untuk masa lalu, tak mungkin kita bisa mendapatkan yang terbaik di depan)
- Memperbesar lapar dan haus akan kebenaran :
- Hidup sesuai Firman dan Roh Kudus (jika kita memiliki sumber inspirasi yang sama dengan yang dimiliki penulis-penulis Firman Allah yaitu Roh Kudus, maka Dia juga yang akan membuat kita mengerti FirmanNya)
- Menolak sampah-sampah rohani
- Mendengarkan suara Tuhan (mengenal Tuhan, ingat perumpamaan tentang mempelai yang bijaksana dan yang bodoh. Mungkinkah seorang mempelai tidak mengenali pasangannya?)
- Meminta anugrah Allah (jangan takut untuk meminta, Tuhan pasti menjawab dan jawabannya : ya, tidak, nanti dulu)
- Meresponi Firman Tuhan (penting untuk merespon dengan cepat, boleh kritis namun jangan mencoba merasionalkan seluruh Firman Tuhan (karena tidak akan bisa))
DIMENSI BAHASA ROH
Bahasa Roh memiliki beberapa dimensi, yaitu :
- Bahasa manusia (I Kor 13:1, Kis 2 :4-11, I Kor 14:21-22)
- Bahasa malaikat (I Kor 13:1, Ibr 1:14, Mzm 103:20)
- Bahasa penyampaian pesan (I Kor 14:13, 27-28, I Kor 12:10)
- Bahasa doa (I Kor 14:14, Roma 8:26-27)
MANFAAT BAHASA DOA
Bahasa doa memiliki berbagai manfaat, yaitu :
- Memampukan kita untuk mengenal jalan-jalan Tuhan
- Menjadikan teguh di dalam Tuhan
- Membuat bertumbuh dalam dimensi kasih Ilahi
- Memampukan menjadi pelaku Firman Tuhan
- Memahami Firman Tuhan
- Membuat roh kita semakin berkobar
- Menolong kita untuk berdoa sesuai kehendak Bapa
- Menyatakan kuasaNya
HAMBATAN DIPENUHI ROH KUDUS
Beberapa yang menjadi penghambat dari dipenuhi Roh Kudus :
- Ketakutan
- Merasa tidak layak
- Tidak tahu
- Terlalu rasionalistis
- Masih adanya ikatan/benteng-benteng
- Membutuhkan waktu dan tempat khusus
- Ada penolakan
MEMBANGUN DIRI
Cara membangun diri melalui berdoa dalam bahasa roh:
- Mendengarkan diri kita sendiri berdoa dalam bahasa roh
- Roh kita seperti radar, yang dapat merasakan dorongan untuk menyembah, bisa terdengar garang/agresif (jika mendeteksi keberadaan roh jahat/rancangan jahat yang ditujukan pada kita), mengalami perasaan tertekan (beban jiwa-jiwa), merasakan kosong saat menyembah, atau mengalami perasaan berduka
- Latihan setiap hari (jika sebelumnya sudah 5 menit, maka sekarang ditingkatkan menjadi 10 menit)
- Published in Catatan Khotbah
Membangun Manusia Roh (Part 1)
Persekutuan J4u, Sabtu, 29 Oktober 2011
Pembicara : Ka Yorga
Membangun manusia roh dapat diibaratkan seperti membuat bangunan. Dalam membuat bangunan kita perlu fondasi yang kokoh agar bangunan dapat berdiri tegak, demikian juga saat membangun manusia roh, fondasi kita adalah Yesus Kristus.
Kenapa membangun manusia roh itu penting? Alkitab mencatat 2 orang tokoh yang awalnya sama-sama dipenuhi dengan Roh Allah, namun yang membedakan mereka pada akhirnya adalah kesetiaan mereka dalam membangun manusia rohnya.
-Yusuf
Kejadian 41 : 38 =
Lalu berkatalah Firaun kepada para pegawainya : “Mungkinkah kita mendapat orang seperti ini,seorang yang penuh dengan Roh Allah?”
Firaun dapat melihat hal itu ada pada diri Yusuf karena orang yang dipenuhi Roh Allah akan nampak.
-Simson
Hakim-hakim 13 : 24-25 =
Lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan memberi nama Simson kepadanya. Anak itu menjadi besar dan Tuhan memberkati dia. Mulailah hatinyadigerakkan oleh Roh Tuhan di Mahane-Dan yang terletak di antara Zora dan Esytaol.
Yusuf dan Simson sama-sama dipenuhi dengan Roh Allah, perbedaannya adalah Yusuf terus setia melatih pengurapan yang Allah berikan padanya, sedangkan Simson malas berlatih.
Darimana kita mengetahui hal itu?
Respon saat mereka menghadapi pencobaan! Yusuf bertahan, sedangkan Simson jatuh.
Simson, yang dikenal sebagai hamba Tuhan yang memiliki kekuatan fisik amat kuat, jatuh karena perkara seorang wanita (Delila). Sedangkan Yusuf mampu bertahan saat istri Potifar mencoba menggodanya.
Adal hal-hal yang harus kita lepaskan dalam masa membangun manusia roh kita. Ketaatan menjadi hal yang mutlak disini (tidak taat -> tidak akan mendapat apa yang seharusnya kita dapatkan!)
Simson menolak untuk melepaskan hal-hal itu, sedangkan Yusuf menolak untuk berbuat dosa.
Yusuf menghadapi banyak masa yang sulit dalam hidupnya (dihina oleh saudaranya, dijual oleh saudara kandungnya sendiri, difitnah dan dijebloskan ke penjara), namun yang membuat Yusuf tidak jatuh adalah ia setia membangun manusia rohnya.
Dengan kata lain, orang yang tidak membangun manusia rohnya akan mudah jatuh dalam dosa.
Keputusan untuk berbuat dosa atau tidak ada di tangan kita, jadi mari putuskan tidak pada dosa! dengan jalan terus membangun manusia roh kita.
Manfaat membangun manusia roh :
1. Menanggulangi berbagai macam pencobaan
Matius 26 : 41 =
Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan : roh memang penurut, tetapi daging lemah.
Pencobaan akan selalu ada, dan yang membuat kita kuat adalah senantiasa berjaga-jaga dalam doa.
Disiplin diri kita untuk bertekun dalam doa. Orang yang memutuskan untuk mulai bertekun, akan kuat untuk terus bertekun.. 🙂
2. Tahan menghadapi penderitaan
Roma 8 : 31-39 =
Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia? Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, yang membenarkan nereka? Siapakah yang akan menghukum mereka? Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi : yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita? Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? Seperti ada tertulis :
“Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan.”
Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang diatas, maupun yang dibawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allahm yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Do not give up! Kita dipanggil bukan untuk menyerah, tetapi untuk berhasil.
Orang yang tidak menyerah akan menyatakan kemuliaan Tuhan.
3. Mengalirkan kehidupan ilahi
Yohanes 4 : 14 =
Tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.
Untuk bisa mengalirkan air kehidupan langkah awalnya adalah dipenuhi dulu dengan air kehidupan itu sendiri.
Terhubung dengan Tuhan -> dapat aliran-aliran air dari Tuhan -> jadi mata air
4. Memiliki kemampuan untuk merespon dan menyelesaikan panggilan dari Tuhan
Efesus 2 : 10 =
Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.
2 Timotius 2 : 21 =
Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.
Roh Allah yang akan senantiasa memampukan kita dalam menggenapi panggilan tertinggi yang Tuhan berikan pada setiap kita.
5. Melampaui segala keterbatasan manusiawi
1 Korintus 1 : 25 =
Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat daripada manusia.
Lihat Petrus. Seorang yang memiliki background pekerjaan sebagai nelayan, yang mengalami banyak proses pembentukan, dan akhirnya bahkan Tuhan pakai untuk berhadapan dengan para ahli taurat (yang notabene nya adalah orang-orang pintar). Roh Allah yang memampukannya untuk berbicara dan menyatakan kebenaran Allah.
- Published in Catatan Khotbah

