Arise and Shine
J4u, 19 Januari 2013
Arise and Shine
Pembicara : Ka Merlin
Janji Tuhan ada yang bersyarat dan tanpa syarat. Seperti matahari bersinar untuk setiap manusia. Tapi ada juga janji yang “jika engkau…, maka Aku akan … “. Nah, kenapa ada janji Tuhan yang bersyarat? Tuhan mau mempersiapkan kita untuk dapat menerima kemuliaan Tuhan dari janji-Nya itu.
Dalam Yesaya 60, terdapat banyak janji Tuhan yang luar biasa tapi ada 3 syarat (perintah).
Syarat 1 : Bangkitlah
[AMP] Arise means from the depression and prostration in which circumstances have kept you – rise to a new life (Efesus 5:14)Bangkit adalah perubahan kondisi/keadaan dari tidur (lengah) menjadi berdiri (siap siaga).
Syarat 2 : Menjadi Teranglah
[AMP] Shine (means be radiant with the glory of the Lord), for your light has come, and the glory of the Lord has risen upon you!Tuhan Yesus menyatakan menjadi terang adalah identitas kita! (Matius 5:14)
Terang tidak diletakkan di bawah gantang (keranjang), tapi di atas kaki dian agar terlihat.
Menjadi terang berarti kita harus siap untuk menyatakan iman kita, bukannya bersembunyi di bawah gantang (bersembunyi/berdalih)
Tuhan sendiri yang menentukan kita menjadi terang bagi bangsa-bangsa (Kis 13:47)
Dulu (sebelum lahir baru), kita hidup dalam kegelapan, tapi sekarang kita adalah terang di dalam Tuhan (Efesus 5:8)
Anak-anak Tuhan mampu untuk tidak lagi berdosa (menjadi terang), asalkan dengar-dengaran akan Roh Kudus.
Ciri-ciri terang :
– berbuahkan keadilan, keadilan dan kebenaran
– tidak lagi melakukan perbuatan kegelapan
– perbuatan kegelapan : percabulan , ketidakmurnian, mengeluarkan perkataan kosong, kotor, sembrono, serakah
– mengerti kehendak Allah
Kita adalah anak-anak terang (I Tes 5:5-8), ciri-cirinya :
– berjaga-jaga. Dalam bahasa Yunani : Greoreo (tetap sadar dan waspada), dalam bahasa Yunani : Nepho. Artinya secara harafiah : sadar tidak terpengaruh oleh anggur, tidak sedang mabuk. Secara kiasan Paulus menggambarkan sebagai sikap kesiagaan, penguasaan diri.
– Berbajuzirahkan iman dan kasih
– Berketopongkan pengharapan keselamatan
– Berbuahkan kebaikan, keadilan, dan kebenaran (Matius 5:16)
Syarat 3 : Angkatlah mukamu dan lihatlah sekelilingmu!
Posisi kepala yang tertunduk artinya masih ada minder, rendah diri
Nah, apabila ketiga syarat itu dipenuhi, janji-janji yang Tuhan berikan :
– Tuhan akan membuat kita terpesona dengan perbuatan tangan-Nya yang ajaib (ayat 5)
– Kekayaan bangsa-bangsa datang pada kita (ayat 6,7,11,13)
– Penyertaan, kuasa, dan otoritas Tuhan nyata di hidup kita (12,14)
– Tuhan akan memulihkan hidup kita bahkan bangsa kita! (15, 17, 18, 22)
– Tuhan akan menjadi penerang bagi kita (19,20)
Mengapa Tuhan mau kita bangkit dan menjadi terang?
Di Yesaya 60:2, dikatakan dunia ini semakin gelap dan kelam. Tuhan mau melalui hidup kita terang Tuhan nyata sehingga bangsa-bangsa datang pada Tuhan.
Ada beberapa data miris tentang kondisi generasi muda:
– Berdasarkan WHO, setiap 40 detik 1 orang melakukan percobaan bunuh diri. Proporsi remaja dan generasi muda paling besar menyumbang persentase tindakan bunuh diri (usia 15-19 tahun)
– Di Denpasar tahun 2011, setiap hari ada 2 remaja yang melakukan percobaan bunuh diri karena berbagai macam alasan
– Penelitian di 5 kota besar 39% ABG sudah melakukan free sex, 88% hubungan seks dilakukan bersama pacar, 9% dengan sesama jenis, dan 8% dengan PSK (untuk pria)
– 2,4 juta kasus aborsi pertahun dan sekitar 21% (700-800) ribu dilakukan oleh remaja
– 2012 terdapat 339 kasus tawuran dengan korban 82 orang, tahun sebelumnya hanya terdapat 128 kasus
– Penelitian yang pernah dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan bahwa 50-60% pengguna narkoba di Indonesia adalah kalangan pelajar dan mahasiswa.
Hagai 1:5-11
Mengapa kita terus merasa kurang? Karena kita hanya memperhatikan hidup kita sendiri, tidak membangun bangunan Tuhan.
Caranya? menjadi saksi Tuhan (Lihat Kis 1 : 8, Yesus 61, Yesaya 50:4-5)
Dan tentunya memuridkan (Matius 28:19-20).
- Published in Catatan Khotbah
RAHASIA UNTUK MENJADI KUAT
12 Januari 2013 | Oleh Ci Yuliawaty Kartawidjaja |
Warisan masalah “orang tua” pertama kita:
+Meragukan, mempertanyakan, menentang Firman Tuhan (Kej 3:1)
+Keangkuhan>>ingin menjadi seperti Allah (Tuhan atas dirinya sendiri), bukan menjadi seperti yang Allah kehendaki (Kej 3:5, Yes 14:12-14)
+Menentukan segala hal berdasarkan perasaan atau pemikiran kita, juga dari bentuk dan rupanya, bukan berdasarkan perkataan Allah (Kej 3:6)
+Keingintahuan akan hal-hal yang tak Ilahi (Kej 3:5)>>pengetahuan untuk keakuan manusia (fokusnya pengetahuan)
+Lebih menginginkan kasih manusia daripada kasih Allah (Kej 3:6, 1 Tim 2:13-14)
+Menyembunyikan diri, menutup diri (Kej 3:8-11)
+Menyalahkan Tuhan dan orang lain (Kej 3:12-13)
Kesimpulan: Kejatuhan manusia dalam dosa membuat manusia berpusat pada diri sendiri (egois). Ego membuat kita lemah dan tak mampu melakukan kehendak Allah.
Orang yang ANGKUH adalah orang yang lemah. Cirinya:
+Memikirkan diri sendiri+Merendahkan orang lain dan pendapat-pendapat mereka
+Kasar, sinis, dan berpura-pura menjadi pribadi yg lain
+Memiliki perasaan yang berlebihan tentang betapa penting dan besarnya dia
+Ingin berada di tempat teratas dan tega menginjak-injak orang lain untuk mencapainya
+Menolak perbaikan-perbaikan, kritik, atau saran
+Menganggap mempunyai jawaban-jawaban walaupun sebenarnya tidak
+Mencari-cari pujian manusia, nama besar, titel, publisitas, aktualisasi diri
+Mengarahkan diri kepada intelektualisme, memakai kata-kata yg tinggi dan sulit untuk meninggikan egonya
+Merupakan penyebab dari watak yg pemarah, perasa, & mudah tersinggung
+Mendasari banyak kekacauan mental serta emosional & juga bunuh diri
+Merasa sedih jika harus mengakui kesalahan / kegagalannya. Tidak dapat berkata: “Maafkan, saya salah.”
+Membuat seseorang terlalu peka terhadap perasaannya sendiri dan tidak peka terhadap perasaan orang lain
+Mendasari pemberontakan, pertentangan, & balas dendam
+Merupakan penyebab adanya argumentasi-argumentasi
+Merupakan penyebab bagi seseorang tidak dapat hancur hati di hadapan Allah atau saudara-saudara seimannya/orang lain
+Merupakan penyebab manusia mengeraskan hatinya. Keangkuhan memelihara luka hati.
+Menolak Firman Tuhan & cepat menuduh orang lain sesat/salah
+Menyebabkan kita tidak berkemenangan atas Iblis yg sangat sombongNamun, Yesus datang untuk mengalahkan sifat dosa yang tidak pernah mampu dikalahkan manusia. (2 Tim 2:1)
YESUS adalah manusia terkuat yg pernah hidup. Maka, rahasia untuk menjadi kuat ada pada Yesus. Pribadinya:
+Paling rendah hati
+Memiliki kasih karunia terbanyak (Yoh 1:14, Yak 4:6)
+Paling bijakasana
+Paling memiliki hati hamba (Fil 2:6-8)
+Paling tidak egois
+Paling mirip dengan anak domba (1 Ptr 2:23)
+Paling suka bergantung pada Allah (Yoh 5:19, 30)
+Paling diurapi (Maz 45:8)
Jadi, RAHASIA#1 adalah menjadi seorang hamba.Seorang hamba>> penyangkalan diri (melepaskan segala ego kita & memilih taat kepada Sang Tuan)>> Fokusnya bukan “aku” lagi. Fokusnya Kristus! (Gal 2:20)>> Kehilangan nyawa, kehilangan harta (Mat 16:24-25, Luk 18:18-30)
Ciri hamba:
+Tidak egois
+Tidak sombong
+Tidak suka menuntut/meminta persamaan hak
+Memiliki sukacita
+Tidak independen
+Tidak merasa perlu mempertahankan nama baik/reputasi/gengsi
+Rela mengerjakan pekerjaan yg melebihi tugasnya & tidak menuntut penghargaan manusia
+Memiliki hadirat Allah (Yes 57:15)
RAHASIA#2 adalah menjadi seorang anak kecil dengan 3 kualitas utama:
+Mudah percaya = simply believe (Ams 3:5-6)
+Mudah diajar (Mark 10:14-15)
+Tidak suka mencurigai (1 Petrus 2:2)
- Published in Catatan Khotbah
Yesus segalanya bagiku
Pembicara : Ka Merlin
22 Desember 2012
BTC lt 6
# VERSI RINGKASAN
Hidup kekal = Mengenal Tuhan
(Yohanes 17:3) And this is eternal life: [it means] to know (to perceive, recognize, become acquainted with, and understand) You, the only true and real God, and [likewise] to know Him, Jesus [as the] Christ (the Anointed One, the Messiah), Whom You have sent.
Hosea 6:3
- Yes, let us know (recognize, be acquainted with, and understand) Him; let us be zealous to know the Lord [to appreciate, give heed to, and cherish Him]. His going forth is prepared and certain as the dawn, and He will come to us as the [heavy] rain, as the latter rain that waters the earth.
- mari kita tahu (mengenali, berkenalan dengan, dan memahami); Mari kita menjadi sangat bersemangat untuk mengenal Tuhan [untuk menghargai, memberikan memperhatikan untuk, dan menghargai dia].
Keuntungan kita mengenal Tuhan
- Daniel 11:32 tetap kuat, berdiri teguh, dan bertindak 32 And such as violate the covenant he shall pervert and seduce with flatteries, but the people who know their God shall prove themselves strong and shall stand firm and do exploits [for God].
- Tidak dibinasakan Hosea 4:6a
- Tuhan akan menuntun jalan hidup kita Amsal 3:6-7
AKULAH…
1. “Akulah Roti Hidup” Yohanes 6:30-35 Roti bicara soal makanan, makanan diolah menjadi energy dan juga untuk pertumbuhan. Kurang makan pertumbuhan ga sehat, energy kurang untuk melakukan aktifitas.
2. “Akulah Terang Dunia” Yohanes 8:12
3. “Akulah pintu keselamatan” Yohanes 10:9 I am the Door; anyone who enters in through Me will be saved (will live). He will come in and he will go out [freely], and will find pasture.
4. “Akulah gembala yang baik” Yohanes 10:14 I am the Good Shepherd; and I know andrecognize My own, and My own know and recognize Me—
5. “Akulah kebangkitan dan hidup” Yohanes 11:25 25 Jesus said to her, I am [Myself] the Resurrection and the Life. Whoever believes in (adheres to, trusts in, and relies on) Me, although he may die, yet he shall live; 25 Yesus berkata kepadanya, aku [sendiri] kebangkitan dan hidup. Siapa saja yang percaya (mematuhi, percaya, dan bergantung pada) saya, meskipun ia mungkin mati, namun ia akan hidup;
6. “Akulah jalan, kebenaran dan hidup” Yohanes 14:6
7. “Akulah pokok anggur yang benar” Yohanes 15:1
8. “Aku adalah Alfa dan Omega” Wahyu 1:8 8 I am the Alpha and the Omega, the Beginning and the End, says the Lord God, He Who is and Who was and Who is to come, the Almighty (the Ruler of all)
Yesus menjadi segala-galanya bagi kita supaya kita bergantung sepenuhnya kepada Dia, karena di luar Yesus kita tidak dapat berbuat apa-apa. Yohanes 15:5
# VERSI KICAUAN
- melakukan sesuatu yang bukan Tuhan kehendaki adalah sia-sia. tapi untuk tahu kehendak Tuhan, kita butuh mengenal Tuhan.
- hidup kekal adalah mengenal Tuhan (Yoh 17:3), pengenalan adalah sesuatu yang penting bagi orang Kristen. Jadi, siapakah Allah yang kita beritakan/layani?
- Kita seharusnya bersungguh-sungguh dan bersemangat untuk mengenal Tuhan (Hosea 6:3)
- Seperti kata Ayub, dahulu kenal Tuhan hanya dari kata orang, akibatnya kita hanya membeo. Alami dan kenali sendiri (Ayub 42:5)
- Keuntungan mengenal Tuhan : tetap kuat dan bertindak! (Dan 11:32)
- Keuntungan mengenal Tuhan : tidak dibinasakan (Hosea 4:6a)
- Keuntungan mengenal Tuhan : dituntun jalan hidupnya (Amsal 3:6-7)
- Siapakah Yesus? Dia memperkenalkan diriNya sebagai…
- Roti Hidup (Yoh 6:30-35). Orang sakit tidak punya selera makan, tapi orang sehat punya nafsu makan yang baik!…
- …Kalau tidak punya selera makan, paksakan dirimu! Orang sakit harus dipaksa makan, bahkan diinfus! #siapaYesus
- Terang dunia (Yoh 8:12). Dia menerangi sekeliling kita! Barangsiapa mengikut Yesus, dia tidak akan berjalan dalam kegelapan. #siapaYesus
- Pintu Keselamatan. (Yoh 10:9) #siapaYesus
- Gembala yang baik (Yoh 10:14), yang mengenal domba-dombanya. Gembala yang baik, menuntun domba-dombanya (Mzm 23). Gembala yang baik, menggunakan gada dan tongkat untuk mengajar domba-dombanya. #siapaYesus
- Kebangkitan dan hidup (Yoh 11:25) #siapaYesus
- Jalan, kebenaran, dan hidup. (Yoh 14:6) #siapaYesus
- Pokok anggur yang benar. Kita yang melekat kepadaNya akan berbuah! (Yoh 15:1) #siapaYesus
- Alfa dan Omega. Yang Mahakuasa (Wahyu 1:8) #siapaYesus
- Yesus menjadi segala-galanya, bagi kita supaya kita bergantung sepenuhnya kepada Dia. Karena di luar Yesus, kita tidak dapat berbuat apa-apa (Yoh 15:5) #siapaYesus
- kita mendapatkan Tuhan, kita mendapatkan segala-galanya. kita kehilangan Tuhan, kita juga kehilangan segala-galanya.
- Published in Catatan Khotbah
Berjalan Dalam Kuasa Tuhan
J4u, 24 November 2012
Ka Yorga
Ibrani 12 : 1
“Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.”
Ketika kita bertekun dalam Tuhan, apa yang akan kita dapatkan akan berbeda. orang – orang terdahulu sudah melakukan hal yang sama, yaitu membayar harga untuk berjalan bersama Tuhan.
Perkara masuk dalam kerajaan surga memang telah dibayar lunas oleh Yesus di kayu salib, tapi dalam hal berjalan bersama Tuhan, ada harga yang harus dibayar.
“marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita”
Beban dan dosa hanya akan menghalangi kita untuk berlomba. extra package ini bahkan membuatmu tidak mencapai visimu. Sebuah illustrasi, setiap orang yang akan naik pesawat terbang akan ditimbang berat koper / barang bawaannya. jika berat barang bawaannya melebihi batas maksimum, maka pilihannya adalah mengurangi berat barang atau orang itu dan barang bawaannya tidak bisa terbang sama sekali.
Ketahuilah bahwa banyak sekali anak Tuhan yang memilih untuk tidak terbang sama sekali, karena mempertahankan extra package -nya ini.
Extra package dalam berjalan bersama Tuhan adalah segala aktivitas rohani yang kita lakukan tapi bukan dari Tuhan. Ketika Tuhan tidak menyuruh kita melakukannya, Ia tidak akan memperhitungkan itu. Extra package sering kali terjadi karena kau menggunakan pikiran manusia kita. Lakukan setiap kebenaran yang Tuhan suruh untuk dilakukan, maka itu akan berdampak dalam hidup kita. ketika kita melakukan kebenaran itu, kita mulai menabur keteraturan di dalam roh. Lepaskan setiap beban yang tidak perlu dalam hidup kita (dosa, kemalasan, pelayanan yang bukan dari Tuhan, hubungan dengan orang yang salah, dll.)
contoh extra package:
1. Membuat acara – acara yang Tuhan tidak suruh, meskipun acara itu ‘memberkati’ orang lain
2. Ketika Abraham memperanakan Ismael, Tuhan tidak memperhitungkan umurnya
3. Musa menerima saran dari mertuanya yang akhirnya malah membuat ia ingin membunuh dirinya sendiri
Matius 11 : 28 – 30
“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”
Extra package hanya membuat kita letih lesu dan berbeban berat. Tuhan paling mengetahui berat beban yang bisa kita angkat, ketika kita datang kepada Tuhan dengan beban yang berat, beban itu akan Tuhan angkat. Kita tidak akan berhenti belajar cara untuk berjalan bersama Tuhan di bumi. Rendah hatilah untuk belajar kepada Tuhan, karena hanya dengan rendah hati dan lemah lembut, kita bisa mendapat pengajaran dari Tuhan.
Belajarlah percaya kepada Tuhan yang sudah lebih dahulu percaya kepadamu. Serahkan cita – cita dan masa depan kita kepada Tuhan, kemudian lakukanlah setiap apa yang Tuhan katakan. Sebab hanya Dia yang tahu dan yang menentukan hidup kita.
- Published in Catatan Khotbah
Mengenal Tuhan
J4u 17 November 2012
Bang Yorga
Daniel 11:32
Dan orang-orang yang berlaku fasik terhadap Perjanjian akan dibujuknya sampai murtad dengan kata-kata licin; tetapi umat yang mengenal Allahnya, akan tetap kuat dan akan bertindak.
100% KESUNGGUHAN
Jika kita menjadi sungguh-sungguh, kita pasti membayar suatu harga.
Harga tersebut dapat berupa ego, perencaan, cita-cita, dan hal-hal yang berarti bagi kita.
Bahkan, bagi Tuhan ketaatan 90% merupakan pemberontakan.
Kasus Ananias-Safira (Kis 5:1-11) menunjukkan bahwa sekalipun perbuatan mereka dengan memberikan hasil penjualan tanah milik mereka adalah baik namun mereka dibinasakan karena ketidakjujuran mereka mengenai nilai penjualan tersebut (tidak 100% taat).
BERSERAH KEPADA TUHAN
Orang yang meronta-ronta ketika sedang tenggelam jika ditolong malah dapat membuatnya tenggelam beserta penolongnya.
Maka biasanya si penolong menunggu sampai orang yang sedang tenggelam itu lemas (dalam posisi menyerah) sehingga mudah untuk ditolong.
Barangsiapa mencoba menyelamatkan nyawanya sendiri, justru akan kehilangan nyawanya dan sebaliknya.
Jika kita turun tangan, Tuhan angkat tangan dan sebaliknya. Supaya kita jangan menganggap kekuatan sendiri yang menyelamatkan.
Orang yang menyerah (red : berserah) tidak akan stress. Jika saat ini Anda stress, berarti Anda masih berjuang sendiri.
Berdoa, ucapkan amin, lakukan yang terbaik untuk permasalahan kita. Tidak perlu lagi stress.
Bagaimanapun kita tidak dapat menolong Tuhan!
FOKUS
Kehidupan seorang percaya di dalam Tuhan perlu dibangun dan hal itu tidak terjadi secara sekejab (simsalabim). Seseorang mungkin memiliki titik balik secara sekejab lewat pertobatan, namun dia tetap harus membangun hidupnya dari sana.
Ahok yang menjadi seorang anak Tuhan di pemerintahan Jakarta saat ini merupakan contoh yang baik. Ayahnya menaruhkan cita-cita kepada Ahok menjadi politisi, karena sebagai pengusaha yang gemar membantu orang (memberi) dia menyadari bahwa kekayaan pengusaha terbatas, tapi sebagai politikus dapat melakukan perubahan yang jauh lebih besar.
Ahok menuntut ilmu di Jakarta, menjadi pengusaha yang berhasil, dan mulai menapaki karir politiknya. Saudaranya berkarir sebagai pengacara dan dokter, siap untuk mendukungnya. Hidup Ahok ‘dipersiapkan’ tidak secara instan namun fokus.
Fokus adalah kunci untuk menjadi sukses. Bahkan seorang penjahat dapat sukses melakukan kejahatannya karena fokus.
PELAYANAN VS MENDENGAR
“Engkau akan dibujuknya sampai murtad dengan kata-kata licin”
Kata-kata licin ini bisa untuk meninggalkan korban sehari-hari (saat teduh pribadi, baca Firman).
Kita harus memastikan bahwa kita terhubung dengan Tuhan dan setiap hari mendengar suara-Nya.
“Tetapi umat yang mengenal Allahnya akan kuat dan bertindak”.
Rupanya pengenalan akan Tuhan yang memerdekakan dan menyelamatkan.
Aktivitas seseorang mungkin saja rohani, namun percuma jika dia tidak mengenal Tuhan.
Terdapat perbedaan yang sangat besar antara tahu dan mengenal.
Lukas 10:38-42 tentang Maria dan Marta
Pengenalan akan Tuhan tidak didapat dari pelayanan.
Pengenalan akan Tuhan hanya didapat ketika kita diam dan mendengarkan Tuhan.
Aneh jika kita melayani namun kita tidak mendengar suara Tuhan.
Ketika kita sibuk, kita mendiamkan Tuhan.
Akibatnya banyak khotbah yang kosong, dikhotbahkan tanpa dilakukan. Omong kosong, tong kosong nyaring bunyinya.
Orang yang gemar melayani tanpa mendengar suara Tuhan biasanya gemar komplain, penjilat.
Ada suatu cerita :
“Ada seorang pemuda membeli karcis kapal pesiar. Dia mempersiapkan banyak makanan siap saji dan tahan lama sebagai perbekalan dalam pelayaran tersebut. Hari demi hari sampai mendekati akhir pelayaran dia makan dari perbekalan alakadar yang dibawanya, hingga seorang bapak mendatanginya dan bertanya : “saya perhatikan, kamu tidak pernah ikut makan di kafetaria selama pelayaran ini?”
pemuda itu menjawab : “saya tidak ikut karena makan di kafetaria itu terlalu mahal”.
Sambil terheran-heran, bapak itu berkata “bukankah karcis kapal pesiar ini sudah termasuk makanan di kafetaria?”
Demikian juga, mendengar suara Tuhan adalah fasilitas yang diberikan Tuhan.
Jika hidupmu tidak berubah (biasa-biasa saja), coba tanya dirimu apakah kau sudah mentaati Tuhan dari hal yang paling sederhana?
Dari apa yang Firman Tuhan ajarkan. Minta Dia untuk berbicara kepada kita.
Ada seorang yang menggali sumur untuk mendapatkan air. Sampai beberapa puluh meter, belum didapatkan air memancar. Namun dia terus menggali. Maka air mulai memancar, tapi masih keruh. Namun dia tidak berhenti menggali, walaupun ada batu yang menghalangi. Akhirnya air yang sangat jernih memancar dari sumur itu.
Kalau sudah sekian waktu, Tuhan tidak berbicara pada Anda atau anda tidak mendengar suara Tuhan. Ambil waktu puasa, cari Tuhan seperti sedang menggali suatu sumber air yang Anda tahu pasti akan Anda temukan. Perjelas hidupmu!
DAMPAK KESUNGGUHAN
Dalam Firman (Matius 13:24-30) dikatakan bahwa ada yang menaburkan benih yang baik namun ada juga yang menaburkan benih ilalang.
Sang tuan empunya ladang berkata biarkan saja, jangan dicabut, supaya tidak ada gandum yang terbuang.
Pada masa penuaian, ilalang dan gandum dapat dibedakan dari bulirnya.
Orang yang sungguh-sungguh pasti bukan ilalang karena pasti berbuah.
- Published in Catatan Khotbah
Bayar Harga
J4u, 20 Oktober 2012
Bang Winner Bakara
EACH OF US
Diciptakan unik dan spesifik ( psalm 139:13)
Diciptakan dg sebuah maksud (is 42:6, 43:7, 49:6)
Dipilih karena anugerahNya (eph 2:8-9)
Diciptakan untuk memenuhi tujuan baik Allah (eph 2:10)
SETIAP KITA MEMILIKI PANGGILAN
Untuk menggenapi rencana Allah (is 49;6)
Untuk bangkit dan jadi terang (mat 5:16)
Untuk dinyatakan kepada dunia (rom 8:19)
Untuk jadi berkat bagi bangsa
PANGGILAN UTAMA KITA ADALAH UNTUK MENJADI BERKAT BAGI BANGSA, UNTUK MEMBERITAKAN INJIL. A GODLY DESTINY.
DALAM MENCAPAI PANGGILAN ITU
Kita harus hidup dengan benar, karena hidup ini hanyalah perjalanan (1 pet 2:11-12)
Kita harus peka dengan suara Allah, atau kita akan tersesat dan hilang, serta kehilangan waktu kita yang berharga
Kita harus mau bayar harga untuk mencapai apa yang Tuhan sudah janjikan bagi kita ( 2 taw 16:9-a)
MENGAPA KITA HARUS BAYAR HARGA?
Karena kita menerima janji. Janji yang kita dapatkan bukan lagi janji yang hanya mengandalkan kasih karunia (searah), tapi covenant (dua arah). Prinsip perjanjian adalah melakukan sesuatu dan mendapat sesuatu. Tidak ada seorangpun mendapatkan hal berharga jika tidak membayar harganya.
YANG DIBERIKAN KEPADA KITA
Perkara yang baik (efesus 2:10)
Perkara yang besar (yer 33:3, 1 sam 12:16)
Kita diutus bukan hanya untuk satu jiwa, bangsa-bangsa (yes 49:6)
Kita bukan hanya akan mempengaruhi sekitar, tapi mengajar kota dan bangsa-bangsa (yesaya 2:3)
Kita akan jadi pemimpin dan bukan jadi ekor
Kita jadi pemenang disetiap perkara kita
UNTUK MEMPEROLEH ITU
Dibutuhkan kualitas seorang pejuang
Dibutuhkan karakter kerajaan (Royal Character)
Dibutuhkan sikap yang siap untuk bayar harga
Rela meninggalkan apa yang dianggap baik oleh dunia ini
Berlari dan fokus pada tujuan
TIDAK MUDAH
Kita akan selalu berhadapan dengan kenyataan, yang dikonstruksikan oleh iblis dan harus kita lawan dengan firman
Setiap saat adalah momen untuk mengambil keputusan-keputusan penting
Kita dituntut oleh dunia untuk bisa perfect dalam dua dimensi : rohani dan jasmani
Tidak bisa istirahat karena si jahat tak akan berhenti
KITA BISA
Karena kepada kita telah diberikan kuasa (luk 10:19)
Karena Yesus mendampingi kita sampai akhir zaman (mat 28:20b)
Roh yang ada didalam kita lebih besar
Kita punya teladan yang sempurna: Kristus (fil 2:5-11)
ULTIMATE DESIRE (PHIL 3: 10-14)
BANGSA INI MENANTIKAN , TUHAN JUGA MENANTIKAN
- Published in Catatan Khotbah
DANIEL (tetaplah berdoa)
J4u, 6 Oktober 2012
Pembicara : Ka Yorga
1 Tesalonika 5 : 12 – 22
ayat 17 : tetaplah berdoa.
untuk hidup sempurna di dalam Tuhan itu mudah.
caranya : contoh saja Yesus, dengar suaraNya dan lakukan!
Yesus ada dalam hati kita, yang menjadi masalahnya adalah mau atau tidak kita bertemu denganNya?
cara untuk bertemu denganNya adalah dengan berdoa.
1 Tesalonika 5 : 17 = “tetaplah berdoa”
akhiran -lah menandakan PERINTAH.
Belajarlah untuk ‘mengakses’ Kristus yang ada dalam hati kita, dengar-dengarlah akanNya.
Dia ada dalam hati kita, tidak usah mencarinya di tempat lain.
Daniel 4
Daniel adalah orang yang karib pada Tuhan. Saat kita karib dengan Tuhan, maka tanda ajaib yang ada dalam hidup kita TIDAK terbantahkan (absolut), karena Tuhan yang menyertai.
Maka mintalah hal ini!
Di Daniel pasal 4 diceritakan bagaimana Nebukadnezar meninggikan diri dan menjadi gila. Dia menjadi gila karena ia menerima pewahyuan tentang hal-hal yang luar biasa, tapi tidak percaya!
di ayat 2 dia mengatakan, “…Allah yang maha tinggi padaku.”
seolah dia percaya, namun itu hanya pengakuan di mulut saja, bukan di hatinya.
Pada akhirnya ia kembali waras setelah merendahkan diriNya pada Tuhan.
“pemimpin yang tidak pernah menegur orang yang dipimpinnya BUKANLAH pemimpin.”
“kita tidak akan mendapatkan sesuatu yang tidak dapat kita lihat di dalam roh (iman).”
“doktrin, liturgis, dogma hanya membawa kepada kematian!”
Mintalah hal-hal ini pada Tuhan setiap hari dengan bersungguh-sungguh :
(Daniel 5 : 12)
1. Roh Kudus memenuhi kita SETIAP HARI (roh yang luar biasa)
2. Knowledge (pengetahuan dan akal budi)
3. Understanding (pengertian)
4. Interpreting dreams (menerangkan mimpi)
5. Explaining enigmas (menguraikan kekusutan)
Tuhan tidak pernah mewakili diriNya untuk menemuimu!
Daniel di gua singa (Daniel 6)
Daniel adalah salah satu pejabat tinggi raja, dan dia melebihi semua yang lain karena rohnya yang luar biasa.
Kemudian para pejabat-pejabat tinggi yang lain berusaha mencari kesalahannya untuk menjatuhkannya, namun tidak ditemukan alasan atau kesalahan pada Daniel.
Satu-satunya hal yang mereka temukan salah pada diri Daniel adalah dalam hal ibadahnya kepada Tuhan!
Maka atas hal itu dibuatlah peraturan yang tidak dapat dicabut, yaitu barangsiapa menyembah yang lain selain daripada raja dalam 30 hari harus dimasukan ke dalam gua singa (Daniel 6 : 8-10)
Namun peraturan itu tak membuat Daniel gentar, ia tetap berdoa kepada Allahnya!
akhirnya ia dimasukkan ke gua singa dan didapati selamat, tanpa luka sedikit pun!
singa-singa lapar yang ada dalam gua itu bahkan Tuhan katupkan mulut-mulutnya dan tidak melukai Daniel.
Ketika kita PERCAYA kepada Tuhan, kita tidak rugi apa pun. Percaya artinya menyerahkan dirinya kepada Tuhan.
Percaya itu aktif, karena percaya bisa saja hilang. Karena itu bangun hubungan dengan Tuhan secara disiplin, dan jaga kekudusan.
Jurus selanjutnya setelah membaca 1 Alkitab habis : setiap pasal yang dibaca mintalah Tuhan untuk berbicara.
Masuklah dalam kehidupan doa yang sebenarnya, doa yang lahir dari hati.
Kejarlah Kristus yang ada dalam hatimu. Disiplinkan pikiranmu!
Jangan mencariNya di tempat lain dimana Ia tak ada, tapi temukanlah Kristus di hatimu.
- Published in Catatan Khotbah
Membangun Manusia Roh
J4u 29 September 2012
Pembicara : Ka Fosa
Manusia terdiri atas tubuh , jiwa, dan roh.
- Tubuh adalah bagian yang kelihatan dari manusia (Maz 139:13-16). Penampilan luar yang dengan mudah dapat diubah dengan manusia, seperti dengan maraknya operasi plastik saat ini. Tapi tubuh bukanlah pusat kehidupan.
- Jiwa adalah emosi, kehendak, atau pikiran (Maz 139:23). Dalam ibadah, seseorang dapat menangis tanpa dijamah Tuhan oleh karena mengasihani diri sendiri (emosi). Jiwa bukanlah pusat kehidupan. Kita perlu meluruskan pikiran kita dengan Tuhan, caranya membaca dan mengikuti Firman sekalipun pikiran kita bertentangan dengannya.
- Roh adalah pusat kehidupan kita yang bersumber dari nafas Allah (Allah dari roh segala makhluk – Bil 16:22). Roh memberikan kehidupan kepada jiwa dan tubuh kita (Yoh 6:63). Tanpa roh, tubuh adalah mati (Yak 2:26). Roma 8:2 mengungkapkan bahwa roh yang memberi hidup. Seharusnya tubuh dan jiwa tunduk oleh roh (Roma 8:7-9, 2 Kor 10:5). Jadi tanpa roh yang hidup, daging (tubuh dan jiwa akan mati)
Untuk membangun manusia roh, kita perlu :
1. Membuang segala bentuk kepasifan rohani (I Tes 5:19-20), yang dapat disebabkan :
– Rutinitas agamawi (Luk 17 : 9-14) : Kita seharusnya antusias, seperti datang lebih awal dalam kebaktian, ekspresif dalam mencari Tuhan, dsb. Penginjilan dengan radikal membantu kita untuk tidak terjerat dalam rutinitas agamawi ini.
– Kehilangan persekutuan yang hidup dengan Tuhan (Yes 29:13) : yaitu datang memuji dengan mulut dan bibir tapi hati menjauh dari Tuhan. Untuk itu kita perlu belajar untuk mendapatkan jawaban dari Roh, agar kita tidak beraktivitas hanya karena rutinitas dan tidak jatuh ketika menghadapi tantangan.
– Momentum rohani (Wah 2:2-5) : Kita seharusnya tidak hidup dari momentum rohani (seperti kasih mula-mula ketika lahir baru), namun sadar bahwa setiap hari Tuhan mengadakan momentum bagi kita. Orang yang hidup mengandalkan momentum ilahi akan menjadi suam-suam kuku.
– Bergantung pada hamba Tuhan : Kita mencari jawaban dan pertolongan pertama-tama dari Tuhan, bukan dari hamba Tuhan.
2. Berpuasa
(Lukas 5:34-34, Maz 35:13)
3. Menumbuhkan roh yang menyembah dan bersyukur (Maz 68:5, Maz 69: 31-33) Kita tidak puas dengan hidup yang biasa-biasa dalam hidup menyembah Tuhan. Sekalipun kondisi “tidak enak”, mari terus bersyukur. Maz 69:33 – “Orang yang mencari Allah, biarlah hatimu hidup kembali!”
4. Roh yang lapar dan haus akan kebenaran (Maz 42:2-3) :
– Dengan menyelaraskan hidup kita dengan kebenaran Firman Tuhan dan frekuensi Roh Kudus – Menjaga diri dari sampah-sampah rohani (input menentukan output)
– Menjaga kemurnian hati nurani (I Tim 1 : 19-20): Hati nurani yang tidak murni dapat mengandaskan iman.
5. Merespon Firman (Kis 17:28) : Kita hidup, ada, dan bergerak dalam Tuhan. Oleh karenanya setiap hari, kita mengisi buli-buli kita dengan minyak. Bangun manusia roh!
- Published in Catatan Khotbah
Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik
J4u, 22 September 2012
Ka Ade
SAHABAT
Suatu hubungan yang melibatkan pengetahuan, penghargaan dan afeksi. Mengungkapkan perasaan terdalam yang mungkin tidak dapat diungkapkan. -wikipedia
“Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.”
1 Korintus 15:33
Kenapa penting?
1. Membangun kebiasaan yang baik (II tawarikh 10 : 1 – 19)
“ia mengatakan kepada mereka menurut nasihat orang-orang muda: “Ayahku telah memberatkan tanggungan kamu, tetapi aku akan menambahnya; ayahku telah menghajar kamu dengan cambuk, tetapi aku akan menghajar kamu dengan cambuk yang berduri besi.“”
Raja Rehabeam bersahabat dengan orang – orang yang salah sehingga keputusan yang dia hasilkan pun salah. Pilihlah sahabat – sahabat yang memiliki hubungan dengan Tuhan sehingga nasihat yang mereka berikan bukanlah nasihat orang fasik. Teman yang salah mengikis (sedikit demi sedikit) kebiasaanmu yang baik. Tarik garis dari teman – teman yang salah, dari mereka yang kompromi dengan dosa!
2. Menggenapi rencana Tuhan
Kejadian 37 : 5 – 8
“Pada suatu kali bermimpilah Yusuf, lalu mimpinya itu diceritakannya kepada saudara-saudaranya; sebab itulah mereka lebih benci lagi kepadanya..”
Visi / pewahyuan / penglihatan yang dari Tuhan jangan sembarangan dibicarakan dengan orang lain., karena orang yang salah akan membunuh visimu.
Lukas 1 : 26 – 38
Seperti Maria, kangdunglah visi yang kamu terima dari Tuhan.
Kepada siapa kita membicarakan visi kita?
- Otoritas diatas (pembimbing)
- Saudara – saudaramu yang bertumbuh (saudara PA)
Orang – orang inilah yang akan membawamu kepada visimu.
3. Hidup diberkati
Mazmur 1 : 1-6
“Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,”
Syarat hidup diberkati:
- Tidak hidup dijalan orang fasik
- Merenungkan taurat siang dan malam
Jangan membangun hubungan dengan orang – orang yang salah (pencemooh, orang fasik, orang berdosa). Berteman dengan banyak orang tidaklah salah, tetapi pilihlah siapa sahabatmu. Yesus hanya menceritakan visi dan isi hatiNya kepada murid-muridNya. Tetapi kepada orang lain Ia bicara dalam perumpamaan.
SAHABAT SEPERTI APA?
1. Takut akan Tuhan (Daniel 2 : 16 – 18)
Ketika masalah datang dan Daniel membicarakannya dengan sahabat-sahabatnya, mereka merespon masalah itu dengan mencari Tuhan.
2. Bukan pemarah (Amsal 22 : 24-25; Yakobus 1 : 19)
Orang yang pemarah tidak mengerjakan apa yang benar dihadapan Tuhan, segala keputusannya tidak tepat.
3. Bukan orang bebal (Amsal 13 : 20; Mazmur 1:1)
Orang bebal adalah orang berdosa yang tidak mau bertobat meski diperingatkan. Ketika kau bersahabat dengan mereka, maka kehidupan dosa mereka akan tinggal dalam hidupmu.
Matius 11 : 29 – 30
“Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”
Serahkan bebanmu pada Tuhan, bukan menanggungnya dengan kekuatanmu sendiri. Jangan membawa beban extra untuk mendaki gunung (visi) mu.
- Published in Catatan Khotbah
Uang dan Iman
J4u, 19 September 2012
Pembicara : Ka Ester
2 jenis harta (Matius 6 : 19-24) =
- Harta di bumi (termasuk uang)
Bahan dasarnya bisa dirusak
- Harta di surga
Bahan dasarnya hati
ayat 21 = “for where your treasure is, there will your HEART be also”
Harta sesuatu yang penting (‘matters’).
Matius 6 : 24 -> HARUS memilih tuan. Kita tidak bisa mengabdi kepada TUHAN dan kepada mamon pada waktu yang sama! (sekaligus)
Mamon : riches, or anything in which you trust and on which you rely
Mamon bisa apa saja, tidak hanya uang. Mamon berbicara segala sesuatu yang kita percayai dan menjadi sumber untuk kita bersandar.
Pernyataan ini diulang kembali di Lukas 16 : 10-13.
Harta menjadi matters juga karena berbicara tentang kecenderungan hati manusia.
Kecenderungan hati manusia adalah concern-nya Tuhan.
Kenapa matters?
1. Hati adalah tempat mengambil keputusan (Roma 10:10)
memutuskan kepada siapa kau percaya.
2. Hati adalah penentu kehidupan atau kematian (lembah penentuan)
Kita bisa menipu orang lain dengan ekspresi wajah kita, tindakan, ataupun kata-kata kita. Tapi hati tidak bisa ditipu!
Dan Tuhan kita adalah Tuhan yang menyelidiki hati.
1 Timotius 6 : 10 =
“Karena akar segala kejahatan adalah cinta akan uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.”
“For the love of money is a root of all evils; it is through this craving that some have been led astray and have wandered from the faith and pierced themselves through with many acute [mental] pangs.”
..pierced themselves through with many acute [mental] pangs.. -> penyakit jiwa yang akut!
cinta akan uang – akar segala kejahatan – membunuh (bahkan selagi kau hidup)
artinya sudah mati saat hidup.
Ibrani 11 : 1
iman : melihat seperti kenyataan (see the real fact)
iman – harapan – kehidupan
Bapa, pria, ayah artinya sumber (source).
Berapa banyak yang kehilangan harapannya karena ditinggal oleh ayahnya (yang adalah sumber di keluarga), disakiti, ditinggal pacar, dsb?
Uang VS. Iman
Uang : berbicara tentang hari ini (nilainya dapat berubah kapan saja)
Lukas 18 : 18-27; Lukas 12 : 31-21
Iman : menembus ruang dan waktu.
1 Tawarikh 29 : 1-9; 10-12; 17-19 -> DIGENAPI -> 2 Tawarikh 3 : 14-17, 2 Tawarikh 3-4
Daud dengan rela dan bersuka hati memberikan hartanya untuk pembangunan bait suci, ketika anaknya,Salomo, membangun bait suci tidak ada kekurangan apa-apa.
2 Raja-raja 4 : 1-7
Uang : berdampak sesuai nilai / besar / banyaknya
Iman : cukup / dibutuhkan (hanya) sebiji sesawi saja, dampaknya -> EVERYTHING = POSSIBLE
Uang : ada uang – ada barang
Iman : menjadikan dari ketiadaan
- Published in Catatan Khotbah

