Tuhan dan Saya
Tuhan lebih menginginkan kita memiliki kasih setia dan pengenalan akan Dia, dibandingkan korban-korban dan persembahan-persembahan kita.
Sejak awal Allah menciptakan manusia, Allah menghendaki hubungan yang karib dengan manusia sebagai ciptaan yang dibuat menurut gambaran dan rupa Nya. Namun dosa merusakan hubungan itu. Meskipun demikian Alkitab mencatat kisah manusia-manusia yang memiliki hubungan luar biasa dengan Allah seperti yang Allah kehendaki pada saat menciptakan manusia itu. Sebut saja Henok, Abraham, Yusuf, Musa, Daud, Petrus, Yohanes, Paulus, dan masih banyak lagi.
Keakraban yang tidak biasa yang menghasilkan pengenalan akan Allah yang dalam dan luas. Keakraban yang membuat Henokh tidak mati tapi diangkat, yang pada waktu itu isu pengangkat belum trend seperti saat ini. Keakraban yang membuat Abraham percaya sepenuhnya pada perkataan Allah, dan ia mempercayakan hidupnya sepenuhnya kepada Allah, bahkan bersedia mengorbankan Ishak anak perjanjian ketika Allah memintanya. Keakraban yang membuat Yusuf tidak mengeluh dan menyalahkan Allah ketika ia dijual saudara sekandungnya, masuk penjara karena bukan kesalahannya, terlupakan oleh orang yang dibantunya. Dan bahkan keakraban yang begitu intim sehingga ia mampu melihat visi bangsanya. Keakraban yang membuat Musa melihat punggung Allah dan yang membuat wajahnya berkilau karena kemuliaan Allah. Masih banyak lagi kisah-kisah lain dalam Alkitab mengenai keakraban manusia yang tidak biasa dengan Allah, dan Allah masih terus merindukan hubungan-hubungan yang karib dengan manusia, kuhususnya dengan Anda.
Hubungan dengan Allah tentunya harus diawali dengan perjumpaan dengan Allah secara pribadi. Perjumpaan secara pribadi dengan Allah merupakan kejadian ilahi yang luar biasa bagi setiap orang. Kejadian ilahi itu bisa saja terjadi saat seseorang mengikuti suatu ibadah, KKR, retreat atau saat di kamar pribadi. Perjumpaan secara pribadi dengan Allah pastilah menghasilkan pertobatan. Hosea 6:1 merupakan ajakan pertobatan, ajakan untuk berbalik kepada Allah. Saat berbalik kepada Allah melalui pertobatan, Allah akan menghidupkan roh kita yang dulunya telah mati karena dosa, lalu memulihkan keadaan kita.
Hubungan yang karib dengan Allah harus dibangun dengan kesungguhan hati. Hosea6:3 mengingatkan kita bahwa Allah pasti meresponi kesungguhan hati yang merindukan keakraban dengan Allah. Untuk sebuah pengenalan tidak bisa melalui hubungan yang sambil lalu, tetapi melalui hubungan yang serius dan dengan hati yang bersungguh-sungguh.
Selain kesungguhan, untuk membangun hubungan dengan Allah yang akan menghasilkan pengenalan yang mendalam dibutuhkan ketekunan dan kesetiaan yang tak tergerus oleh apa pun. Hosea 6:4-5 Allah memperingatkan agar kita tidak memiliki kesetiaan seperti kabut pagi yang hanya bertahan sebentar, atau seperti embun pagi yang hanya ada beberapa saat. Seperti Allah selalu ada bagi kita dalam setiap kondisi kita, Ia Allah yang setia demikian sebagai manusia-manusia ciptaan Allah yang diciptakan serupa dan segambar dengan Allah, Ia menghendaki kesetiaan dari kita.
Hosea 6:6 menyatakan kerinduan Allah, Ia lebih menginginkan kita memiliki kasih setia dan pengenalan akan Dia dibandingkan korban-korban dan persembahan-persembahan kita. Allah mau hati kita sebagai korban terutama, bukan sekedar uang atau waktu yang kita berikan tanpa hati.
Seseorang dapat memberi tanpa kasih, namun orang yang mengasihi pasti akan memberi. Pengenalan akan Allah akan lahir dari sebuah hubungan yang serius yang dibangun atas dasar kesungguhan dan kesetiaan hati bukan atas dasar korban atau persembahan tanpa hati.
Penulis: Merlin Titahena
- Published in Artikel
Panaskan Mesin
Setiap pemilik kendaraan bermotor pasti mengerti kalau di pagi hari—sebelum kendaraan tersebut digunakan, kita harus “memanaskan” kendaraan tersebut. Ketika kendaraan dipanaskan, bensin dari tanki pun mulai dipompa sedikit demi sedikit ke dalam mesin. Efeknya, pembakaran mesin kendaraan pun menjadi sempurna.
Ketika pembakaran sudah sempurna, tidak hanya siap untuk digunakan, kendaraan dapat dipacu hingga performa maksimal.
Kehidupan orang percaya pun tiada ubahnya dengan kondisi kendaraan bermotor diatas. Sebelum melakukan aktifitas sehari-hari “Roh” orang percaya haruslah “dipanaskan” terlebih dahulu.
Muncul pertanyaan, Bagaimana cara terbaik untuk memanaskan “Roh” orang percaya?
SAAT TEDUH!
Saat teduh adalah waktu khusus (di pagi hari) untuk meneduhkan diri di hadapan Tuhan dengan membaca Alkitab dan berdoa. Ketika kita membaca Firman, Firman Tuhan yang dibaca masuk ke dalam hati dan pikiran kita. Ketika kemudian kita merenungkan Firman Tuhan — membuka hati kita “mendengarkan” perkataan Tuhan yang kita dengar melalui Firman yang kita baca itu, sampai kita menemukan isi hatiNya, hal yang luar biasa terjadi.
Kita tidak hanya akan “menghapal” (jadi tau) dan “mengingat” (me-rhema) Firman Tuhan yang kita baca, namun kita diberikan iman dalam melakukan kebenaran Firman tersebut di sepanjang hari. 1
Kemudian saat kita berdoa, kita sesungguhnya memanaskan Roh kita dengan sukacita Ilahi. Ketika kita brdoa di dalam nama Tuhan Yesus, Yesus berjanji bahwa kita akan menerima jawaban doa supaya sukacita pun penuh. 2
Yesus juga menjanjikan pemulihan dan kesembuhan kepada orang lain ketika kita berdoa untuk orang itu dengan iman. 3
Bayangkan ketika seorang yang anda doakan sembuh. tentunya membawa sukacita pula, bukan?
Sebagaimana kendaraan yang dapat dipacu kencang karena dipanaskan,
Hidup kita akan penuh dengan iman dan sukacita ketika kita bersaat teduh.
Kita dapat “berlari kencang” dalam perlombaan iman yang Tuhan sediakan di hari tersebut.
Mari semakin bergiat dalam saat teduh, agar Roh kita tidak padam bak mesin yang tidak dipanaskan.
Catatan:
- Yesaya 30:15
- Yohanes 16:24
- Yakobus 5:16
- Published in Artikel
Bayar Harga di Ladang Pelayanan
Ladang bicara tentang organisme, bukan organisasi. Jika kita memandang organisasinya terus, kita akan kelelahan, bahkan kecewa. Mari pikirkan dan berbeban buat jiwa-jiwa(organisme) yang ada di dalamnya.
- Published in Catatan Khotbah
Membuka Dimensi Roh
Ternyata dengan terus mengaktifkan roh kita, maka karunia-karunia lain yang telah Tuhan berikan juga akan turut diaktifkan. Dan jika kita pelajari lebih lanjut, karunia justru membantu kita dalam menjalankan visi.
Manusia terdiri dari roh, jiwa dan tubuh. Esensi seorang manusia adalah rohnya sendiri. Tanpa roh, kita mati secara fisik. Bicara tentang ide, akal budi, rasa suka, cinta, mengidolakan sesuatu itu di ada di jiwa. Sedangkan tubuh adalah bagian yang dapat kontak dengan alam, merasakan panas/dingin, lapar/haus, sakit/sehat. Tapi hari-hari ini kita sulit membedakan roh dan jiwa.
Orang sering salah dalam usaha membangun roh. Di luar sana giat sekali mengadakan kelas yoga/meditasi/refleksi diri/semedi. Tapi hal-hal ini TIDAK DAPAT membangun roh kita. Pertanyaannya, bagaimana kita seharusnya membangun roh kita?
Sewaktu orang mengalami lahir baru, rohnya aktif/terbangun. Dari yang tadinya tidak mampu meresponi Tuhan sekarang mampu berhubungan dan berkomunikasi dengan Bapa (Yohanes 1:12). Indra-indra rohaninya mulai aktif (mata rohani, telinga rohani bahkan penciuman rohani). Manusia yang roh nya aktif memiliki respon yang berbeda. Dia akan senantiasa bertanya kepada Tuhan. Dia tidak menilai dengan apa yang terlihat oleh mata fisik.
Tapi lahir baru saja tidak cukup. Ada teknologi yang Tuhan sediakan bagi kita yaitu bahasa roh.
Apa itu bahasa roh? (more…)
- Published in Catatan Khotbah
Retreat Mahasiswa 2015
Kegatan yang diikuti lebih dari 100 orang peserta ini dilaksanakan di Wisma Elshadai Lembang, Bandung. Dengan berbagai latar belakang kampus dan golongan, semua peserta tampak antusias mengikuti sesi demi sesi. Retreat tahun 2015 ini dikemas berbeda dari retreat yang sebelumnya. Mengingat jumlah peserta yang banyak, panitia acara memberlakukan sistem peluit untuk membangunkan dan memberitahu pergantian acara. Kelompok yang terlambat datang tentunya mendapat konsekuensi pada akhir acara. Ada pula hadiah bagi kelompok yang paling disiplin, kompak dan tertib. Semuanya dapat hadiah! Tapi tidak sampai di situ, masih ada hal-hal lain yang patut digarisbawahi dari retreat ini.
Sesi-sesi yang disajikan dikemas dengan apik yang mana tidak sekedar bagi bahan tapi peserta diajak untuk melakukan beberapa simulasi, sehingga sesi berjalan interaktif. Sesi-sesi tersebut diantaranya adalah lahir baru, pemulihan gambar diri, pemulihan hati Bapa, kelepasan, baptisan Roh Kudus dan pemuridan. Diharapkan setelah pulang dari retreat ini, para peserta mendapatkan dasar yang benar tentang hidup di dalam Tuhan dan mengalami pemulihan yang terus menerus dalam hidupnya. Tentunya, peserta diarahkan untuk menggenapi amanat agung dalam Matius 28:19-20, yaitu tergabung dalam pemuridan. Peserta juga diajar untuk menjadi berkat dimanapun mereka berada, baik keluarga, kampus, kantor maupun tempat ibadah asal. Nantikan terus pengumuman dari kami untuk info retreat selanjutnya.
- Published in Berita
TAHURA Color Fun 2015
Kehangatan sinar matahari dan keceriaan terasa di sepanjang pendakian Taman Hutan Raya (TaHuRa) Dago di bulan Oktober 2015 lalu. J4u Ministry memprakarsai acara bertajuk TaHuRa Color Fun dalam rangka peringatan Sumpah Pemuda.
Acara ini diikuti oleh pelajar, mahasiswa, dan profesi dari berbagai institusi di kota Bandung. Untuk memeriahkan acara ini, panitia menyiapkan permainan yang dibagi kedalam tiga pos di sepanjang jalur pendakian.
Di masing-masing pos, setiap kelompok mengumandangkan yel-yel yang mereka buat di awal acara. Setelahnya, mereka mendapatkan kepingan petunjuk untuk menebak satu tokoh nasional yang telah ditentukan panitia untuk masing-masing kelompok. Di akhir pos, mereka mendapat cap tangan panitia berwarna merah, kuning, dan ungu di kaus putih mereka.
Setelah melalui ketiga pos, seluruh peserta berkumpul dan masing-masing kelompok melakukan pementasan singkat mengenai tokoh nasional yang mereka tebak dari petunjuk-petunjuk yang didapatkan di setiap pos. Sekalipun jawaban beberapa kelompok meleset, namun kreatifitas para peserta dalam mementaskan karakter pahlawan nasional seperti Sutomo, RA. Kartini, dan lainnya membuat penonton berdecak kagum.
Setelah seluruh kelompok selesai unjuk kebolehan, Ka Viona Wijaya, seorang murid Kristus di J4u ministry dan abdi negara di bidang hukum tatanegara, membagikan perenungannya tentang Bangsa Indonesia. Terlalu banyak orang yang sekedar menjadi penonton atas masa depan bangsa ini. Padahal kita membutuhkan pemain, bukan penonton, untuk membuat perubahan. Nehemia dan Yusuf adalah contoh Alkitab yang membayar harga untuk mengubah dan memperjuangkan nasib bangsanya.
Untuk menjadi pemain yang mendapatkan piala, kita perlu mempersiapkan diri dan membayar harga. Sepuluh tahun yang lalu, Jokowi dan Ahok bukanlah siapa-siapa. Sepuluh tahun sebelum 1945, Bung Karno bukan siapa-siapa. Sekarang, kita belum tahu sepuluh tahun lagi kita menjadi seperti apa. Namun miliki Indonesia di hati kita. Kita sedang dipersiapkan di pos-pos kita : di sekolah, kampus, tempat kerja.
Indonesia memiliki kekayaan alam yang tidak dimiliki oleh negara-negara lain. Kita memiliki gunung, laut, minyak bumi, panas bumi, tambang, dsb. Namun adakah orang-orang yang siap mengelola kekayaan bangsa ini dengan hikmat? Ayo, ini giliran kita! Mari kita pilih untuk memiliki visi dan kesetiaan menjadi pemain yang dapat membuat perubahan bagi negeri ini, bukan jadi sekedar penonton.
Ajakan itu “diaminkan” dengan deklarasi Sumpah Pemuda bersama-sama secara lantang. Rangkaian acara TaHuRa Color Fun 2015 pun diakhiri dengan serentaknya peserta menghamburkan serbuk warna-warni ke udara. Sejenak, langit menjadi berwarna-warni seakan menegaskan masa depan Indonesia yang cerah dan penuh harapan!
- Published in Berita
Hadirat Tuhan
- Published in Catatan Khotbah
Disiplin Rohani
Pilih-pilih makanan sering terjadi pada bayi-bayi rohani yang sedang dalam pelatihan. Banyak yang terperangkap sebagai bayi rohani karena tidak memiliki ketekunan.
“Kami bukan hebat tapi terlatih.” Ini adalah semboyan dari Kopassus (Komando Pasukan Khusus), pasukan elit Indonesia. Tidak mudah menjadi Kopassus, anggota Kopassus hanya prajurit pilihan dari angkatan laut dan darat. Bahkan dari sedikit yang terpilih, banyak yang tidak berhasil melalui ujian Kopassus dan dikembalikan ke angkatannya. Murid-murid Tuhan di J4u sedang dipersiapkan untuk misi sekaliber “Kopassus” karenanya perlu kedisiplinan untuk beralih dari “bayi rohani yang minum air susu” menjadi “orang dewasa yang dapat mengunyah makanan keras”.
Sebelum disapih bayi memang sebaiknya diberi air susu ibu dulu selama setidaknya 6 bulan. Namun, seiring bertambah usia dan perkembangan kebutuhan gizi, makanannya harus mulai beragam. Kadang-kadang anak tidak suka dengan makanan bergizi yang diberikan orang tuanya, misalnya sayuran. Orang tua yang baik akan memaksa anaknya untuk makan, karena jika tidak anaknya akan kekurangan gizi yang sebenarnya penting sekali untuk pertumbuhan ideal. Pilih-pilih makanan (tidak disiplin dalam makan makanan bergizi) ini pun sering terjadi pada bayi-bayi rohani yang sedang dalam pelatihan menjadi murid-murid “Kopassus” nya Tuhan. Banyak yang terperangkap sebagai bayi rohani karena tidak memiliki ketekunan.
Yakobus 1:4 “Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.”
Ketekunan dalam berdisiplin rohani memiliki makna bahwa kita berdisiplin dalam pertandingan hidup kita dengan mengarahkan mata pada Tuhan, tidak berfokus pada “si aku” lagi. Pertandingan terberat adalah melawan diri sendiri, “si aku”. Contohnya perkara saat teduh. Di pagi hari, bukan iblis yang membuat kita tidak saat teduh, melainkan diri kita sendiri. Syukurnya, Firman Tuhan berkata kalau tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan menguasai diri dalam segala hal (1 Korintus 9:25). Kita juga perlu mengevaluasi prioritas dalam hidup kita, apakah masih komik, film, jejaring sosial, makanan tertentu, atau kebiasaan-kebiasaan lainnya? Kita harus dapat menang melawan semua itu.
Ketekunan menghasilkan buah matang yang akan terlihat dalam perubahan karakter kita. Ketika kita fokus mengikuti Tuhan, kita akan menjadi lemah lembut dan rendah hati (Matius 11:29). Lemah lembut juga berarti dapat ditegur, mau berubah, dan bersedia dibentuk. Selain itu dengan ketekunan, kita akan memiliki stamina roh yang bermanfaat untuk memampukan kita menepati semua agenda yang telah Tuhan tetapkan bagi kita : keluarga, pekerjaan, pemuridan ke bawah dan ke atas, persekutuan, dsb. Sementara itu, kekuatan roh kita pun akan meningkat sehingga kita memiliki kepekaan dan kuasa dalam meresponi perkara-perkara yang suka terjadi secara tiba-tiba. Semua hal ini membantu kita untuk menempati jawatan kita dalam tubuh Kristus, baik sebagai pengajar, nabi, rasul, penginjil, maupun gembala.
Buah yang matang tersebut supaya kita sempurna, utuh, dan tak kekurangan suatu apa pun. Kita menjadi sadar bahwa yang kita perlukan sebenarnya adalah Tuhan saja, segala hal lainnya adalah tambahan. Paulus, sekalipun memiliki posisi yang terpandang namun setelah berjumpa dengan Tuhan dan tekun membangun hubungan dengan Tuhan, mengatakan bahwa segala pengetahuan, kehormatan, dan hal-hal lain yang dunia pandang mulia seperti sampah.
Sama seperti seleksi pada calon anggota Kopassus, hanya orang yang berdisiplin rohani yang dapat bertahan sebagai murid Kristus sampai akhir. Tidak heran, Firman Tuhan mengatakan banyak yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan sebagainya. Namun seperti semboyan Kopassus, mari kita menjadi murid Tuhan yang dewasa rohaninya (sempurna, utuh, dan tidak kekurangan suatu apa pun) bukan karena kehebatan kita, namun karena terlatih.
J4u Jabodetabek
Sabtu, 28 Mei 2016
Pembicara : John Ronaldo
Lokasi : Wisma PGI, Ruang Meeting 2
- Published in Catatan Khotbah
Penundukkan Diri dan Ketaatan
- Published in Catatan Khotbah
Hell’s Bells
Ketika musisi mengacungkan simbol tersebut maka diikuti pula oleh para penonton. Saat itulah terjadi kekacauan masal, pemerkosaan, saling berkelahi dan ada kematian.
Materi tentang hell’s bells sudah jarang diajarkan di kumpulan umat Tuhan. Ternyata sekarang berbagai kalangan di negara-negara dunia menyelidiki tentang hell’s bells. Bahkan ada seseorang dari latar belakang lain yang menghitung kapan iluminati akan membunuh seseorang. Materi ini tidak bisa kita anggap sepele. Tapi mari kita ungkapkan sama-sama.
Kita mulai dengan lagu “Lebih dalam ku menyembah” dari True Worshipper. Apa yang kita rasakan setelah mendengar lagu ini. Dari kata-katanya kita tahu, dari musiknya juga kita bisa hanyut dalam lagunya.
Itulah musik, semua instrumen didalamnya mempengaruhi jiwa.
Mari kita perhatikan video “Satanism in Music”. Mojo adalah kata lain dari vodoo. Tahun 90-an, seorang paranormal Indonesia pernah belajar vodoo di Afrika. Vodoo dilakukan dengan irama dan bit tertentu. Salah satunya digunakan dalam lagu Umbrella. Aliester Crowley yang pertama kali membuat konsep satanic bible juga memutar balikkan isi Alkitab, apa yang dilarang oleh Tuhan malah diperbolehkan. Salah satu imam di gereja setan adalah Anton Zandor Lavey, yang memulai aliran musik rock, slow rock, metal, underground. Musik-musik tersebut bukan sekedar bunyi berisik, tapi telah diatur demikian. Musik-musik tersebut telah didoakan, telah diadakan ritual, dipersembahkan pada setan supaya berdampak lebih lagi bagi pendengarnya.
Mari buka Alkitab pada kitab 1 Timotius 4:1-2.
“Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan. oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka.”
Kenapa musik?
Menurut wikipedia: Music is an art form and cultural activity whose medium is silence and sound.
Menurut Plato, musik memiliki power/kuasa. Aristoteles juga berpendapat demikian. Di mana-mana kita dengar musik. Tanpa disadari, musik itu mempengaruhi kita. Kita juga menikmati alunan bit dan nadanya. Yang tanpa lirik saja sudah dapat dinikmati. Itulah musik. Penelitian menunjukkan pengaruh musik pada tanaman. Sampai sedashyat itu kekuatan musik. Maka Iblis mencoba menjauhkan kita dari memuji Tuhan.
Marilyn Manson berpendapat, “Music is the strongest form of magic”. Dalam musik-musiknya banyak mengandung lirik yang berisi kesombongan dan LGBT.
Perhatikan apa yang kita ingat dalam otak kita. Ada sebuah penelitian, dalam otak manusia mengingat 5% nama, 3% nomor telepon, 2% hal penting dari sekolah, 90% lirik lagu.
Columbia University meneliti kira-kira umur 30 tahun, manusia sudah mengenal 2000 orang. Nah, 90% ternyata kita seringkali mengingat lirik. Ketika kita mendengar nadanya saja, liriknya ingat.
Kejadian 3:1 mencatat, “ Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”
Bandingkan dengan Kejadian 2:16-17
“16 Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”
Ular cerdik. Ular tahu Firman yag sebenarnya, hanya dia sengaja memberi umpan untuk menyesatkan manusia. Konsep inilah yang dipakai dalam penyesatan musik.
2 Korintus 3:18 Tuhan mau kita memancarkan kemuliaan Allah yang tidak terselubung. Kita diubah menjadi serupa dengan gambarNya.
Ular menipu, tapi tidak terang-terangan.
Ada satu film di masa yang lalu hasil kerjasama beberapa merk minuman dan makanan. Dalam film itu disisipkan beberapa slide yang sepersekian detik untuk mengajak makan popcorn dan minum minuman merk tersebut. Mata tidak menangkap, tapi alam bawah sadar yang bisa menangkapnya. Terbukti penjualan merk tersebut meningkat 3000%. Inilah cara yang disebut pesan terselubung atau subliminal message.
Bagaimana cara membedakannya?
- Gaya hidup/kehidupan artis tersebut. Termasuk keputusan-keputusan yang dia buat dan dipublikasikan secara umum. Ini meniru konsep nubuatan. Semua bisa baca dan dia sendiri tidak menentangnya.
- Tujuan dari lagu/film itu dibuat. Film-film holiwood juga ada yang dibuat dengan urutan tertentu dan saling berhubungan.
- Pesan tersembunyi pada lagu/film tersebut (subliminal backmasking ahead).
- Lirik/kata-kata pada lagu tersebut.
Pada musik rock, selalu ada simbol dan mengandung arti. Dekorasi, tata lampu, simbol tangan. Biasanya mengacungkan jari telunjuk dan kelingking yaitu tanduk iblis. Ketika musisi mengacungkan simbol tersebut maka diikuti pula oleh para penonton. Saat itulah terjadi kekacauan masal, pemerkosaan, saling berkelahi dan ada kematian. Iblis selalu minta darah.
- Gaya hidup artisnya apakah terlibat:
-Narkoba
-Free sex
-LGBT
-Penyembahan berhala
Jay-Z, Beyonce sudah dinobatkan sebagai king and queen iluminati di Amerika. Mereka yang menentukan artis mana yang bisa orbit/terkenal.
Warna merah, hitam dan putih adalah warna khas bagi iluminati.
- Tujuan/lagu itu dibuat apakah untuk:
-Tuhan
-Cinta
-Alam
-Kebangsaan
-Sesama manusia
-dll.
Bono pernah berkata, “Music can change the world because it can change the people”
Lagu dari Simon & Garfunkel berjudul El Condor Pasa. Pertama kali dinyanyikan dengan seruling terbuat dari tulang manusia. Lagu ini dibuat agar pendengarnya bisa masuk alam roh.
Michael Jackson menggelar konser terakhirnya bertajuk “This is It”, karena dia sudah muak dengan kehidupannya dari iluminati dan akan membongkar semuanya. Setelah itu justru dia meninggal.
Whitney Houston juga mengalami kematian yang tidak wajar, seolah-olah OD.
- Pesan tersembunyi pada lagu/film.
-Backmasking merupakan suatu metode untuk membuat serangkaian kata di dalam sebuah lagu populer.
Metode ini salah satunya digunakan dalam film-film disney. Mari kita waspada. Satu film kartunnya memerlukan jutaan dolar, padahal hanya film kartun. Anak-anak dengan polosnya menerima pesan-pesan tersebut. Anehnya film kartun tidak ada yang diblokir. Anak menikmati dan sampai ada yang terhipnotis, dipanggil orang lain tidak menjawab, mata terpaku pada televisi.
Disney pada tahun 1980-1990-an, menjadi rumah produksi yang mengorbitkan artis. Sekarang, banyak saluran untuk menjadi terkenal salah satunya ajang pencarian bakat.
Simbol-simbol pada industri iluminati:
666
Dalam angka Romawi dilambangkan dengan DCLXVI, bahasa Latin bisa diartikan sebagai DIC LVX = “dicit lux” – suara cahaya, Lucifer (Lux Ferre) atau si pembawa cahaya/Bintang Fajar atau Venus atau planet ke-6 terbesar dalam tata surya kita.
Kaisar Nero dalam bahasa Ibrani ini bisa ditulis dengan angka 666 (Neron Kesar). Racun yang mematikan adalah racun 666 = racun Hexachloride yg diambil dari formula kimia C6H6Cl6.
Ankh
Sepintas lalu simbol ini mirip dengan salib dalam ajaran kaum Nasrani. Tapi tidak. Gambar ini sama sekali tak ada hubungannya dengan salib. Ankh merupakan salah satu simbol kekuatan terdahsyat dari dunia mistik hitam. Bila ditelusuri sejarahnya, Ankh berasal dari mistik Mesir kuno. Pada masa itu Ankh dipergunakan dalam upacara pemujaan RA, dewa matahari Mesir kuno yang diyakini sebagai wujud lain dari setan. Ra juga dianggap sebagai pencipta alam semesta dan disembah oleh orang-orang Mesir kuno. Lingkaran di atas kepala adalah gambaran matahari.
Ankh merupakan simbol reinkarnasi. Namun konsepnya berbeda dengan pengertian ajaran Budha dan Hindu. Dalam ajaran Mesir kuno, Ankh bermakna sebagai keabadian hidup.
Syarat utama untuk menggunakan simbol ini, orang-orang Mesir kuno diwajibkan mempersembahkan kesucian para gadis perawan dalam sebuah pesta ritual yang menyeramkan.
Pentagram
Simbol ini sering digunakan oleh para tukang sihir perempuan dalam melakukan prakteknya. Pentagram berhubungan dengan Lucifer dan tukang sihir perempuan percaya bahwa Lucifer berarti “putra sang pagi”. Ada beberapa kebenaran dalam gambaran tentang setan yang dilukiskan sebagai seorang ‘malaikat penerang’ dan merupakan salah satu makhluk terindah yang pernah diciptakan. Karena itu, rasa bangga dan kesombongan telah menguasai diri Lucifer. Karena sifat juga yang membuatnya terpuruk dalam kesesatan.
Jika pentagram ini diputar secara terbalik, bentuknya jadi semacam bintang yang “bertanduk”. Atau bila diamati secara seksama. simbol bintang ini dalam perputarannya seakan-akan membentuk wajah setan. Dan sampai saat ini Pentagram dijadikan sebuah simbol yang dipergunakan seluruh gereja setan di dunia.
Hexagram
Disebut Hexagram karena berbentuk bintang segi enam. Hexagram sering dipergunakan dalam upacara ritual mistik dalam dunia gaib hitam. Simbol ini harus tersedia ketika memanggil setan secara berulang-ulang selama ritual berlangsung. Kata ‘Hex’ berasal dari lambang ini. Terdapat sebuah catatan penting yang menyangkut Hexagram yang pernah digunakan pesulap terkenal Cellini. Dulu, ia dan muridnya, Cenci, mencoba menantang setan-setan dari dalam sebuah lingkaran yang telah dilukiskan di atas tanah di Coliseum (stadion besar), kota Romawi. Kebanyakan para setan memang akan muncul bila diundang, tapi justru kehadiran itu merusak ritual. Tapi Cellini yakin, selama ia dan muridnya berada dalam lingkaran akan aman dari serangan setan. Pada saat itu Cenci mengaku telah melihat lima sosok setan besar berusaha sekuat tenaga untuk menembus lingkaran Hexagram. Dalam spiritual Cina, I Ching, Hexagam juga dipergunakan dengan kombinasi garis lurus dan garis putus yang berhubungan dengan energi “Yin” dan “Yang”. Hexagram, pada dasarnya sama sekali tidak menunjukkan pengertian yang bisa bikin bulu kuduk berdiri.
Tanduk Unicorn
Jika uang merupakan sebuah problema, simbol ini diyakini bisa menawarkan bebarapa solusi secara mistik. Pertama kali digunakan oleh para pendeta Druid di Skotlandia dan Irlandia. Biasanya, tanduk Unicorn dipakai dalam upacara ritual untuk meminta bantuan keuangan kepada setan. Nama lain untuk simbol ini adalah “tanduk Italia”, “tongkat sihir peri” atau “tongkat Leprechaun”. Dalam mitologi Indian, simbol tanduk sering disebut-sebut. Kelihatannya seperti lambang kemaluan lelaki. Bila diamati secara seksama, pada beberapa pakaian, simbol seperti ini tampak melingkari leher si pemakai. Sementara di daratan Eropa, simbol unicorn dianggap berhubungan dengan persoalan seksualitas dan merupakan sebuah simbol kekuatan seks. Legenda Unicorn terdapat dalam kisah-kisah kaum Nasrani, Islam, Cina, dan Indian.
Scarab
Ada pada film the Mummy. Kata Scarab berasal dari bahasa latin; Scarabaeus Sacer. Ia termasuk salah satu hewan anggota dari keluarga kumbang. Orang-orang Mesir kuno meyakini tipe kumbang jenis ini sebagai sesuatu yang keramat, disucikan dan dijadikan simbol, tanda, atau jimat. Scarab digunakan dalam upacara ritual untuk memohon hal-hal yang menyesatkan dan kotor. Sedangkan nama lain yang lebih tepat untuk kumbang satu ini adalah “Dung” (maaf: kotoran). Mungkin karena hobinya yang gemar menggali lubang di dekat tumpukan kotoran. Selain untuk tempat bertelur, juga untuk tempat penyimpanan makanan. Di daerah tropis, bukan hal aneh bila menemukan kumbang kotoran mempermainkan gumpalan kotoran sebesar apel dengan tubuhnya. Menjijikan memang, tapi itu pula sebabnya mengapa para tukang sihir wanita suka menggunakan kumbang dalam praktek-praktek sihirnya.
Mata Horus/All seeing eye
Horus adalah sosok dewa yang berhubungan dengan matahari. Ia merupakan putra dari Isis dan Osiris. Mata Horus merupakan simbol mistik dari kekuatan gelap yang bermakna ‘Maha Tahu’ dan ‘Maha Melihat’. Biasanya ia dilukis dalam hieroglips (Tulisan Mesir kuno) di dinding-dinding Piramid. Osiris adalah sang raja sekaligus hakim kematian. Ia suami dan juga abang dari Isis. Ia juga merupakan sosok dewa senior tertinggi dalam kepercayaan Mesir kuno. Biasanya, Osiris sering digambarkan sebagai figur laki-laki dengan janggut menghiasi dagu dan dibungkus seperti mumi. Di atas kepalanya bertengger sebuah mahkota yang dikenal dengan nama ‘Mahkota Atef’. Biarpun ia pernah mati dalam peperangan, tapi toh ia bisa dihidupkan kembali oleh putranya, Horus. Isis adalah dewi kesuburan dan ibu dari Horus. Selain di Mesir, ia dikenal juga sebagai salah satu dewa dalam legenda-legenda Yunani dan kekaisaran Romawi.
Bulan sabit
Melengkapi pembahasan Mata Horus, bulan sabit digunakan sebagai simbolisasi dari Isis. Identitas lainnya adalah Diana, sang Ratu Surga. Kitab-kitab kuno mengkisahkan riwayat keturunannya berasal dari cucu Nuh bernama Cush. Ia menikahi seorang perempuan jahat bernama Semiramis yang kelak menjadi ratu Babylonia. Di dalam dunia mistik sesat, ada beberapa bentuk dari perempuan jahat ini, di antaranya: Venus, Ashtoreth, Diana, Isis. Simbol setan sering dikaitkan dengan persoalan hubungan seks yang tak lazim. Di bawah sinar bintang dan rembulan, upacara ritual ini melibatkan para pengikutnya menikmati seks satu sama lain atas nama setan. Berhati-hatilah terhadap simbol-simbol ini dan praktek-praktek kesesatan yang mungkin tanpa Anda sadari ada di lingkungan sekitar Anda. Biasanya kelompok aliran sesat selalu menjalankan aktifitasnya dengan cara terselubung dan bersembunyi di balik topeng-topeng ilusi yang membiuskan.
Jangan pernah kecewa dengan Tuhan ataupun menantangnya, karena kedua hal itu yang dapat membuat jalan masuk iblis. Hati-hati dengan emosi, mencemooh, ngedumel, menyesali keadaan.
Simbol-simbol tersebut menunjuk pada sesuatu. Kita tidak bisa sembarangan memakainya. Lebih baik bakar. Buku-buku ajaran sesat, jika Tuhan tidak panggil kita untuk mempelajari di sana, bakar saja. Buku Joel Osten, seorang pendeta satanis yang mendukung LGBT, buang. Buku Joseph Prince, buang.
Kenapa artis-artis tersebut sengaja menampilkan ke publik? Supaya pada waktu iluminati menyatakan simbol-simbolnya maka kita akan terbiasa dan menerimanya.
Tidak semua lagu yang kita dengar biasa saja, ada pesan dibaliknya. Bukan kita menjadi takut, ingat ada darah Yesus. Mari kita waspada. Jika tertarik dengan suatu lagu, mari selidiki dengan 4 cara yang telah disebutkan sebelumnya.
Jika kita terngiang dengan lagu-lagu tertentu padahal sedang nyembah Tuhan, maka itu waktunya untuk berpuasa, berhenti untuk mendengarkan lagu tersebut. Ketika mau nonton suatu film tapi tidak damai sejahtera, lebih baik tinggalkan.
Maka dari itu, mari tetap kuat menyembah Tuhan, supaya kita semakin peka.
Bagi pemusik, ayo latih dirimu lebih lagi. Biar pengurapan tidak bocor.
Kuduskanlah diri kita!
Seminar J4u Bandung
Sabtu, 14 Mei 2016
Pembicara: Yorga Parnadi
Venue: Rg. Azalea 2, Lt. P1, BTC
- Published in Catatan Khotbah









